Akurat

Kunci Jawaban PAI Kelas 10 Halaman 142-146 Kurikulum Merdeka: Soal dan Pembahasan Bab 5

Rizal Maulana B | 12 November 2024, 15:00 WIB
Kunci Jawaban PAI Kelas 10 Halaman 142-146 Kurikulum Merdeka: Soal dan Pembahasan Bab 5

AKURAT.CO Berikut adalah Kunci Jawaban PAI Kelas 10 halaman 142-146 dalam Kurikulum Merdeka, yang mencakup Penilaian Pengetahuan Bab 5. Pada halaman ini, siswa akan menemukan soal-soal dalam bentuk pilihan ganda dan essay.

Tema utama kunci jawaban adalah Dakwah Islam. Disarankan agar siswa berusaha menjawab soal-soal ini secara mandiri sebelum membandingkan hasilnya dengan kunci jawaban yang tersedia.

A. Berilah tanda silang (X) pada huruf A, B, C, D atau E pada jawaban
yang paling tepat!
1. Kegigihan dan semangat para juru dakwah melalui berbagai saluran
islamisasi di Indonesia berperan penting terhadap keberhasilan dakwah
di Indonesia. Salah satunya adalah saluran kesenian tradisional. Hal ini
dikarenakan … .
A. kesenian merupakan sarana unjuk kemampuan para da’i
B. masyarakat Indonesia menyukai kesenian tradisional
C. banyak seniman yang beragama non-Islam akan tersingkir
D. mengurangi resiko perbedaan pendapat di antara masyarakat
E. akan mendapatkan penghargaan dari keluarga kerajaan

Jawaban: B

2. Teori Persia yang disampaikan oleh Prof. Dr. Husein Djajadiningrat
mengatakan bahwa Islam masuk dari Persia dan bermazhab Syi’ah.
Pendapat ini didasarkan pada sistem mengeja bacaan huruf Al-Qur`an,
terutama di Jawa Barat yang menggunakan ejaan Persia. Namun teori ini
memiliki kelemahan, yaitu … .
A. adanya fakta bahwa mayoritas muslim Jawa Barat bermazhab Syafi’i
sekaligus berpaham Ahlussunnah wal Jama’ah, bukan pengikut Syi’ah
B. tidak ditemukan jejak peninggalan ajaran Syiah di Indonesia, khususnya
di wilayah Jawa Barat
C. Mazhab Syafi’i merupakan mazhab mayoritas masyarakat Persia, baik
yang merantau ataupun yang tinggal di sana
D. Paham Ahlussunnah wal Jama’ah dapat diterima dengan baik oleh
penduduk asli Persia yang mukim di Jawa Barat
E. Tidak ditemukan adanya pondok pesantren di Jawa Barat yang
menganut Syi’ah dan Ahlussunnah wal Jama’ah

Jawaban: A

3. Walaupun di Makkah dan Madinah terjadi perang selama kurun waktu
sepuluh tahun antara 1-11 H/622-623 M, namun tidak memutuskan jalur
perdagangan laut yang sudah menjadi tradisi sejak lama, yakni jalur antara
Timur Tengah, India dan Cina. Hubungan perdagangan ini semakin lancar
pada masa Khulafaur Rasyidin. Ini menjadi bukti bahwa … .
A. umat Islam wajib menjaga keseimbangan antara hidup di dunia dan
kehidupan akhirat
B. tidak ada kesempatan bagi umat lain untuk menguasi jalur laut karena
ketangguhan umat Islam
C. umat Islam memiliki kemampuan dalam penguasaan datang melalui
jalur maritim
D. dunia politik akan terus berubah terus seiring dengan perkembangan
teknologi modern
E. jalur laut merupakan satu-satunya jalur untuk menyebarkan ajaran
Islam ke seluruh dunia

Jawaban: C

4. Perhatikan narasi berikut ini!
Nama aslinya adalah Meurah Silu, Meurah Silu memeluk Islam berkat
pertemuannya dengan Syekh Ismail dari Mekah. Semasa berkuasa menjadi
sultan, sempat menerima kunjungan dari Marco Polo.
Berdasarkan narasi tersebut, tokoh tersebut adalah … .
A. Sultan Ahmad
B. Sultan Alaudin Riayat Syah
C. Sultan Alauddin
D. Sultan Malik al-Shaleh
E. Sultan Zainal Abdin

Jawaban: D

5. Perhatikan narasi berikut ini!
Sultan Alaudin Riayat Syah mendatangkan ulama-ulama dari Persia
dan India untuk mengajarkan agama Islam di Kesultanan Aceh. Setelah
terbentuk kader-kader pendakwah, selanjutnya dikirim ke daerah
pedalaman Sumatera untuk menyampaikan ajaran Islam.
Hikmah yang dapat diambil dari narasi tersebut adalah … .
A. setiap dakwah Islam memerlukan pengorbanan harta benda yang sangat
besar
B. letak geografis sangat menentukan berhasil dan tidaknya sebuah
perjalanan dakwah
C. dukungan dari masyarakat sangat diperlukan untuk menunjang
kesuksesan dakwah
D. tingkat pendidikan yang rendah akan memudahkan penyebaran Islam
ke wilayah tersebut
E. kepedulian seorang pemimpin terhadap penyebaran ajaran Islam di
wilayahnya

Jawaban: E

6. Perhatikan pernyataan berikut ini!
1) nama aslinya adalah I Manga’rangi Daeng Manrabbia
2) dinobatkan sebagai raja Gowa pada usia tujuh tahun
3) merupakan raja pertama kerajaan Kutai Kartanegara
4) penyebaran agama Islam mencapai daerah Buton dan Dompu
(Sumbawa)
5) Tokoh penyebar Islam di wilayah Kerajaan Ternate
Manakah yang terkait dengan Sultan Alauddin ….
A. 1, 2, 3
B. 1, 2, 4
C. 1, 3, 4
D. 2, 3, 4
E. 3, 4, 5

Jawaban: B

7. Perhatikan narasi berikut ini!
Ulama penyebar Islam di Indonesia telah menunjukkan sikap bersemangat
pantang menyerah, gigih dalam memperjuangan ajaran Islam. Hambatan
dan tantangan bukan untuk ditakuti, tapi diselesaikan dengan cara yang
tepat.
Berikut ini cara yang tepat dalam menyelesaikan masalah adalah ….
A. berkeluh kesah kepada teman dekat agar mendapatkan solusi
B. meratapi nasib pada waktu tengah malam
C. mengundang motivator untuk memberikan dorongan semangat
D. berusaha sekuat tenaga, berdoa dan bertawakal kepada Allah Swt.
E. menghindari pertemuan dengan semua orang yang dikenal

Jawaban: D

8. Perhatikan narasi berikut ini!
Para ulama lebih mengutamakan kelancaran dakwah daripada kepentingan
pribadi dan keluarganya. Kesenangan duniawi diabaikan demi keberhasilan
dakwah. Medan dakwah yang berat tidak menyurutkan tekad perjuangan
dakwah. Mereka optimis mampu melaksanakan tugas dakwah dengan baik.
Hikmah yang dapat diambil dari narasi tersebut adalah … .
A. pengorbanan seorang pendakwah tak akan mampu mengubah takdir
B. keluarga akan selalu menghalangi perjuangan dakwah
C. tugas untuk menyebarkan Islam tidak akan pernah ada akhirnya
D. seorang da’i perlu mengikuti kata hati agar dakwahnya berhasil
E. setiap da’i harus selalu optimis dalam melaksanakan dakwah

Jawaban: E

9. Perhatikan Q.S. at-Taubah/9: 122 berikut ini!
Ayat tersebut menegaskan bahwa harus ada di antara kaum muslimin yang
menekuni ilmu agama (tafaqquh fiddin). Berikut ini merupakan usaha
yang tepat untuk belajar ilmu agama adalah ….
A. belajar agama melalui diskusi di media sosial tanpa menanyakan
kebenarannya kepada ahlinya
B. membaca buku-buku agama hasil terjamah kitab kuning dengan tidak
berusaha merujuk kitab asli
C. mengkaji semua buku agama untuk memenangkan debat dengan
sesama muslim yang berlainan mazhab
D. belajar kepada para ustadz, kyai, atau alim ulama yang sanad ilmunya
bersambung sampai kepada Rasulullah Saw.
E. belajar agama melalui media internet tanpa berguru kepada siapapun
agar cepat memahami Islam

Jawaban: D

10. Ujian dan cobaan yang dialami oleh para ulama penyebar Islam di
Indonesia berhasil dilalui dengan kesabaran. Seorang pendakwah harus
memiliki tingkat kesabaran tinggi karena menghadapi umat yang memiliki
keragaman budaya, etnis, tingkat pendidikan, dan kepribadian. Salah satu
hikmah adanya ujian tersebut adalah sebagai berikut, kecuali … .
A. dapat meningkatkan iman kepada Allah Swt.
B. Allah Swt. menghendaki kebaikan atasnya
C. membuat manusia berputus asa
D. untuk menguji siapakah yang terbaik amalnya
E. semakin bijaksana dalam bertutur kata dan bertindak

Jawaban: C

B. Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan benar !
1. Sebelum Islam datang ke Indonesia, masyarakat pribumi sudah memiliki
agama dan kepercayaan yang turun temurun dari nenek moyang. Mengapa
ajaran Islam mudah diterima oleh masyarakat Indonesia?

Jawaban: Islam mudah diterima oleh masyarakat Indonesia karena memiliki ajaran yang sederhana, mudah dipahami, dan tidak memaksakan diri. Selain itu, pendekatan yang digunakan para penyebar Islam, seperti akulturasi budaya dan kesenian, serta penyampaian yang damai dan bijak, membuat masyarakat tertarik dan merasa dekat dengan ajaran Islam.

2. Jelaskan tentang Teori Gujarat oleh Prof. Dr.C. Snouck Hurgronje!
Menurut kalian, apakah teori Gujarat ini sudah cukup untuk menjelaskan
masuknya agama Islam ke Indonesia? Jelaskan alasanmu!

Jawaban: Gujarat menyatakan bahwa Islam masuk ke Indonesia melalui pedagang dari Gujarat, India, yang bermazhab Syafi’i. Prof. Dr. C. Snouck Hurgronje berpendapat bahwa ajaran Islam dibawa oleh para pedagang Gujarat sekitar abad ke-13. Namun, teori ini dianggap belum cukup untuk menjelaskan proses masuknya Islam karena ada bukti lain yang menunjukkan kedatangan pedagang Arab yang lebih awal.

3. Masa perkembangan agama Islam adalah kurun waktu pada saat umat Islam
telah membangun kesultanan sebagai bentuk kekuasaan politik. Mengapa
kekuasaan politik berperan penting bagi perkembangan penyebaran di
Indonesia?

Jawaban: Kekuasaan politik berperan penting karena dengan berdirinya kesultanan-kesultanan Islam, penyebaran Islam menjadi lebih mudah dan terstruktur. Para sultan yang mendukung dakwah Islam membantu menyediakan lingkungan yang kondusif untuk penyebaran ajaran Islam, seperti mendirikan pusat pendidikan Islam dan mendatangkan ulama.

4. Buya Hamka berkeyakinan bahwa Islam dibawa langsung oleh saudagar
dari Makkah, bukan dari Gujarat. Jelaskan alasan yang digunakan oleh
Buya Hamka!

Jawaban: Buya Hamka berpendapat bahwa Islam masuk ke Indonesia langsung dari Makkah karena bukti-bukti sejarah menunjukkan adanya hubungan langsung antara Nusantara dengan Timur Tengah. Selain itu, Buya Hamka percaya bahwa ajaran Islam yang datang langsung dari Arab lebih autentik dan menghindari pengaruh budaya lain.

5. Para ulama penyebar Islam di Indonesia hidup secara sederhana dan
bersahaja, meskipun hartanya melimpah. Mereka menyedekahkan semua
harta, dengan terlebih dahulu mengambil secukupnya untuk kebutuhan
pokok. Apakah sikap hidup sederhana dapat diterapkan dimasa sekarang?
Jelaskan alasanmu!

Jawaban: Ya, sikap hidup sederhana masih relevan di masa sekarang. Dengan hidup sederhana, seseorang dapat lebih fokus pada hal-hal yang benar-benar dibutuhkan dan terhindar dari gaya hidup konsumtif. Selain itu, hidup sederhana memungkinkan seseorang untuk lebih peduli terhadap orang lain yang membutuhkan dan meningkatkan kepedulian sosial.

Disclaimer:

Jawaban yang disediakan dalam artikel ini bersifat terbuka dan hanya dimaksudkan sebagai referensi atau panduan belajar.

Siswa disarankan untuk menggunakan informasi ini sebagai bahan tambahan untuk memperdalam pemahaman, bukan sebagai satu-satunya sumber kebenaran. (Salma Nuralifa Meida Hartanto).


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.