Akurat

Contoh Jurnal Pembelajaran Berdiferensiasi PPG Daljab

Sultan Tanjung | 6 Oktober 2024, 14:35 WIB
Contoh Jurnal Pembelajaran Berdiferensiasi PPG Daljab

AKURAT.CO Pembelajaran berdiferensiasi adalah pendekatan yang menekankan pada penyesuaian proses belajar mengajar sesuai dengan kebutuhan, minat, dan kemampuan masing-masing siswa.

Dalam konteks Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan (PPG Daljab), pembelajaran berdiferensiasi menjadi salah satu topik penting yang harus dikuasai oleh para guru.

Artikel ini akan memberikan contoh jurnal pembelajaran berdiferensiasi berdasarkan penjelasan dari jurnal ilmiah universitas.

Baca Juga: Pemahaman Baru Apa yang Anda Dapatkan Setelah Mempelajari Prinsip Understanding by Design dalam Merancang Pembelajaran dan Asesmen?

Latar Belakang

Pembelajaran berdiferensiasi muncul sebagai respons terhadap keragaman karakteristik siswa di kelas. 

Menurut penelitian dari Universitas Pendidikan Indonesia, setiap siswa memiliki gaya belajar, minat, dan tingkat kemampuan yang berbeda.

Oleh karena itu, guru perlu menerapkan strategi yang dapat mengakomodasi perbedaan tersebut untuk mencapai hasil belajar yang optimal.

Perencanaan Pembelajaran Berdiferensiasi

  1. Identifikasi Kebutuhan Siswa:

    • Langkah pertama dalam perencanaan pembelajaran berdiferensiasi adalah mengidentifikasi kebutuhan, minat, dan kemampuan siswa. Guru dapat menggunakan berbagai alat asesmen, seperti tes diagnostik, observasi, dan wawancara untuk mengumpulkan informasi ini.
  2. Penentuan Tujuan Pembelajaran:

    • Setelah mengidentifikasi kebutuhan siswa, guru menetapkan tujuan pembelajaran yang spesifik dan terukur. Tujuan ini harus mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik yang relevan dengan materi yang diajarkan.
  3. Pemilihan Strategi Pembelajaran:

    • Guru memilih strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Beberapa strategi yang dapat digunakan antara lain pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran kooperatif, dan pembelajaran berbasis masalah.
  4. Pengembangan Materi dan Sumber Belajar:

    • Guru mengembangkan materi dan sumber belajar yang bervariasi untuk memenuhi kebutuhan siswa. Materi ini dapat berupa teks, video, permainan edukatif, dan alat peraga lainnya.

Pelaksanaan Pembelajaran Berdiferensiasi

  1. Pendahuluan:

    • Guru memulai pembelajaran dengan kegiatan yang menarik perhatian siswa dan mengaitkan materi dengan pengalaman sehari-hari mereka. Misalnya, menggunakan cerita atau pertanyaan pemicu yang relevan dengan topik.
  2. Kegiatan Inti:

    • Dalam kegiatan inti, guru menerapkan strategi pembelajaran yang telah dipilih. Siswa dibagi ke dalam kelompok berdasarkan minat atau tingkat kemampuan mereka. Setiap kelompok diberikan tugas yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
  3. Penilaian Formatif:

    • Guru melakukan penilaian formatif selama proses pembelajaran untuk memantau perkembangan siswa. Penilaian ini dapat berupa kuis, diskusi kelompok, atau presentasi hasil kerja kelompok.
  4. Penutup:

    • Guru menutup pembelajaran dengan merangkum materi yang telah dipelajari dan memberikan umpan balik kepada siswa. Guru juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk merefleksikan pengalaman belajar mereka.

Refleksi dan Evaluasi

Setelah pelaksanaan pembelajaran, guru melakukan refleksi untuk mengevaluasi efektivitas strategi yang digunakan. 

Menurut jurnal dari Universitas Gadjah Mada, refleksi ini penting untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dalam proses pembelajaran serta merencanakan perbaikan di masa depan.

Guru juga dapat mengumpulkan umpan balik dari siswa untuk mendapatkan perspektif mereka tentang pembelajaran yang telah dilakukan.

Kesimpulan

Pembelajaran berdiferensiasi adalah pendekatan yang efektif untuk mengakomodasi keragaman kebutuhan siswa di kelas.

Dengan perencanaan yang matang, pelaksanaan yang tepat, dan refleksi yang berkelanjutan, guru dapat menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan mendukung perkembangan optimal setiap siswa.

Contoh jurnal pembelajaran berdiferensiasi ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi guru dalam menerapkan strategi ini di kelas mereka.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.