Akurat

Sebagai Guru, Bagaimana Cara Anda Menyikapi Masukan dan Umpan Balik untuk Pengembangan Diri?

Sultan Tanjung | 15 September 2024, 17:35 WIB
Sebagai Guru, Bagaimana Cara Anda Menyikapi Masukan dan Umpan Balik untuk Pengembangan Diri?

AKURAT.CO Sebagai seorang guru, menerima masukan dan umpan balik adalah bagian penting dari pengembangan diri.

Masukan yang konstruktif membantu guru meningkatkan metode pengajaran, lebih memahami kebutuhan siswa, dan terus berkembang dalam profesinya.

Artikel ini akan membahas cara efektif untuk menyikapi masukan dan umpan balik, berdasarkan penelitian ilmiah dari berbagai jurnal universitas.

Baca Juga: Pembangunan Masjid Shizuoka Bukti Komitmen Yayasan 'Ada Orang Baik'

Menurut penelitian dari Universitas Pendidikan Indonesia, berikut adalah langkah-langkah yang dapat diambil oleh guru untuk menyikapi masukan dan umpan balik secara efektif:

  1. Mendengarkan dengan Teliti
    Guru perlu mendengarkan masukan dengan seksama tanpa menyela. Ini menunjukkan rasa hormat dan kesediaan untuk belajar dari orang lain.

  2. Menghargai Perspektif Orang Lain
    Setiap masukan, baik dari siswa, rekan kerja, atau atasan, harus dihargai. Perspektif yang berbeda dapat memberikan wawasan baru yang mungkin tidak terpikirkan sebelumnya.

  3. Tidak Mengambilnya Secara Pribadi
    Penting bagi guru untuk tidak menganggap masukan sebagai kritik pribadi. Sebaliknya, masukan harus dilihat sebagai kesempatan untuk tumbuh dan memperbaiki diri.

  4. Bertanya untuk Klarifikasi
    Jika ada bagian dari masukan yang tidak jelas, bertanya untuk klarifikasi sangat dianjurkan. Ini membantu dalam memahami maksud sebenarnya dari umpan balik yang diberikan.

  5. Menerapkan Perubahan
    Setelah menerima masukan, langkah selanjutnya adalah menerapkannya dalam praktik mengajar sehari-hari. Ini menunjukkan komitmen untuk terus belajar dan berkembang.

Penelitian dari Universitas Harvard juga menyoroti pentingnya refleksi diri dalam proses ini.

Guru perlu meluangkan waktu untuk merenungkan masukan yang diterima dan mempertimbangkan bagaimana penerapannya dapat meningkatkan kualitas pengajaran.

Kesimpulan

Menyikapi masukan dan umpan balik secara konstruktif adalah kunci pengembangan diri bagi guru.

Dengan mendengarkan dengan teliti, menghargai perspektif orang lain, tidak mengambil masukan secara pribadi, bertanya untuk klarifikasi, serta menerapkan perubahan, guru dapat terus berkembang dan memberikan yang terbaik bagi siswa.

Penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ini tidak hanya meningkatkan kualitas pengajaran, tetapi juga memperkuat hubungan antara guru dan siswa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.