Bagaimana Cara Menanggulangi Sampah di Sekolah?

AKURAT.CO Sampah merupakan masalah lingkungan yang signifikan di banyak sekolah.
Pengelolaan sampah yang buruk dapat menyebabkan pencemaran lingkungan dan berdampak negatif pada kesehatan siswa dan staf.
Oleh karena itu, penting untuk menerapkan strategi yang efektif dalam menanggulangi sampah di sekolah.
Artikel ini akan membahas berbagai cara untuk mengelola sampah di sekolah berdasarkan penjelasan dari jurnal ilmiah dan sumber akademis sebagaimana dilansir dari Waste4Change.
1. Edukasi dan Kesadaran Lingkungan
Langkah pertama dalam menanggulangi sampah di sekolah adalah meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan siswa dan staf.
Edukasi tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik dapat dilakukan melalui program-program seperti Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) dan kampanye kesadaran lingkungan.
Selain itu, sekolah dapat mengadakan seminar, workshop, dan kegiatan ekstrakurikuler yang berfokus pada pengelolaan sampah.
2. Pemilahan Sampah
Pemilahan sampah di sumbernya adalah langkah penting untuk memastikan bahwa sampah dapat didaur ulang dengan efektif.
Sekolah harus menyediakan tempat sampah yang terpisah untuk sampah organik, anorganik, dan berbahaya.
Dengan demikian, siswa dan staf dapat membuang sampah sesuai dengan jenisnya, yang memudahkan proses daur ulang dan pengolahan lebih lanjut.
3. Pengomposan Sampah Organik
Sampah organik seperti sisa makanan dan daun dapat diolah menjadi kompos.
Sekolah dapat membuat area kompos untuk mengolah sampah organik menjadi pupuk alami.
Kompos ini dapat digunakan untuk taman sekolah atau dijual sebagai pupuk, yang juga dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi sekolah.
4. Pengurangan Penggunaan Plastik
Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai adalah langkah penting dalam menanggulangi sampah di sekolah.
Sekolah dapat mendorong siswa dan staf untuk membawa botol minum dan wadah makan sendiri yang dapat digunakan berulang kali.
Selain itu, sekolah dapat mengganti kantong plastik dengan kantong kain atau tas serut yang ramah lingkungan.
5. Program Daur Ulang
Sekolah dapat mengimplementasikan program daur ulang untuk mengelola sampah anorganik seperti kertas, plastik, dan logam.
Program ini dapat melibatkan siswa dalam kegiatan pengumpulan dan pemilahan sampah, serta mengajarkan mereka tentang pentingnya daur ulang.
Hasil dari daur ulang dapat digunakan kembali di sekolah atau dijual ke pusat daur ulang.
6. Piket Kebersihan
Piket kebersihan harian dapat membantu menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
Setiap kelas dapat dijadwalkan untuk melakukan piket kebersihan secara bergiliran.
Kegiatan ini tidak hanya membantu mengurangi sampah, tetapi juga membentuk kebiasaan baik dan rasa tanggung jawab di kalangan siswa.
Kesimpulan
Menanggulangi sampah di sekolah memerlukan pendekatan yang komprehensif dan partisipasi aktif dari seluruh komunitas sekolah.
Edukasi dan kesadaran lingkungan, pemilahan sampah, pengomposan sampah organik, pengurangan penggunaan plastik, program daur ulang, dan piket kebersihan adalah langkah-langkah penting yang dapat diambil.
Dengan menerapkan strategi-strategi ini, sekolah dapat menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









