Akurat

Intisari Pemikiran Ki Hajar Dewantara tentang Pendidikan

Sultan Tanjung | 20 Juni 2024, 22:00 WIB
Intisari Pemikiran Ki Hajar Dewantara tentang Pendidikan

AKURAT.CO Ki Hajar Dewantara, pahlawan nasional dan bapak pendidikan Indonesia, memiliki pemikiran yang mendalam tentang peran pendidikan dalam memerdekakan manusia.

Mari kita eksplorasi intisari pemikirannya yang relevan hingga saat ini.

Ki Hajar Dewantara lahir pada 2 Mei 1889 di Yogyakarta. Selain berjuang melawan penjajahan Belanda, beliau juga mengabdikan diri dalam dunia pendidikan.

Tanggal lahirnya diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional.

  1. Pendidikan sebagai Pembebasan
    • Menurut Ki Hajar Dewantara, pendidikan bukan sekadar transfer ilmu pengetahuan. Lebih dari itu, pendidikan adalah usaha memerdekakan manusia dari keterikatan dan ketergantungan.
    • Pendidikan harus mengembangkan potensi manusia secara utuh, termasuk aspek jasmani, rohani, dan akal budi.
  2. Mengajarkan Kebudayaan dan Kebangsaan
    • Ki Hajar Dewantara memandang pendidikan sebagai sarana untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
    • Mencerdaskan kehidupan bangsa hanya dapat tercapai dengan memerdekakan peserta didik dan membentuk karakter yang cerdas dan beradab.
  3. Peran Pendidik
    • Sebagai pendidik, kita memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk generasi yang berintegritas, berdaya saing, dan mencintai tanah air.
    • Ki Hajar Dewantara menekankan pentingnya pendidik sebagai agen perubahan yang memperjuangkan keadilan dan kesetaraan dalam pendidikan.

Kesimpulan

Pemikiran Ki Hajar Dewantara mengajarkan kita bahwa pendidikan bukan hanya tentang mengisi kepala dengan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan memerdekakan manusia.

Mari kita terus menghargai warisan beliau dan menerapkan nilai-nilai pendidikan yang berkelanjutan untuk masa depan bangsa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.