Akurat

Bagaimana Pemilihan Hasil Karya untuk Dimasukkan dalam Portofolio Murid?

Sultan Tanjung | 14 Mei 2024, 12:10 WIB
Bagaimana Pemilihan Hasil Karya untuk Dimasukkan dalam Portofolio Murid?

AKURAT.CO Pemilihan hasil karya untuk dimasukkan dalam portofolio murid adalah proses yang strategis dan bermakna.

Berikut beberapa kriteria yang bisa dipertimbangkan:

  1. Relevan dengan tujuan: Karya harus relevan dengan tujuan portofolio.
  2. Merepresentasikan kemampuan siswa: Hasil karya harus dapat menunjukkan kemampuan siswa.
  3. Keunikan: Hasil karya yang menunjukkan keunikan dan kreativitas siswa juga dapat menjadi tambahan yang baik untuk portofolio.
  4. Variasi: Mencoba untuk memiliki variasi dalam jenis hasil karya yang dimasukkan dalam portofolio juga penting.

Selain itu, sebagai guru, Anda dapat membuat catatan untuk merekam proses pembelajaran projek murid secara berkelanjutan.

Catatan ini dinamakan “Jurnal pendidik”. Selain itu, memperhatikan contoh penulisan catatan proses dalam rapor projek murid juga penting.

Contoh penulisan yang tepat adalah seperti yang terlihat pada contoh berikut: “Randy dapat terus berkontribusi untuk menyumbangkan ide-idenya dengan dukungan guru dan teman-teman”.

Membuat portofolio murid adalah langkah penting untuk merekam perkembangan, prestasi, dan kreativitas siswa. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan saat membuat portofolio siswa SD:

  1. Tentukan Tema dan Ruang Lingkup: Pilih tema atau topik yang akan menjadi fokus portofolio. Sesuaikan dengan mata pelajaran atau tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.
  2. Jenis Karya yang Dimasukkan: Sesuaikan jenis karya yang akan dimasukkan dalam portofolio dengan tema yang telah dipilih. Contoh karya yang bisa dimasukkan meliputi karangan, puisi, lukisan, laporan penelitian, sertifikat, dan lain-lain.
  3. Sertakan Refleksi: Setiap karya yang dimasukkan harus disertai dengan refleksi. Siswa dapat menulis tentang proses pembuatan karya, apa yang dipelajari, dan pengalaman selama proses.
  4. Pilih Format Portofolio: Tentukan format yang akan digunakan, apakah berbentuk tertulis, gambar, atau laporan pengamatan.
  5. Rapihkan dan Presentasikan dengan Baik: Susun portofolio dengan rapi dan tampilkan dengan baik agar mudah dipahami oleh pihak yang menilai.

Membuat portofolio murid memiliki beberapa manfaat penting dalam proses pembelajaran mereka:

  1. Refleksi: Siswa dapat merenung tentang hasil karya mereka, memahami proses pembelajaran, dan mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan.
  2. Motivasi: Melihat hasil karya mereka yang terkumpul dalam portofolio dapat meningkatkan motivasi siswa untuk terus berkreasi dan belajar.
  3. Pengukuran Kemajuan: Portofolio memungkinkan guru dan siswa melihat perkembangan seiring waktu dan mengukur pencapaian tujuan pembelajaran.
  4. Pengenalan Diri: Siswa dapat lebih memahami minat, bakat, dan kekuatan mereka melalui hasil karya yang terdokumentasi.
  5. Komunikasi: Portofolio juga dapat digunakan untuk berkomunikasi dengan orang tua dan pihak lain tentang prestasi dan perkembangan siswa.

Semoga informasi ini membantu!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.