Akurat

Apa itu Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran? Simak Penjelasan Berikut

Sultan Tanjung | 18 Januari 2024, 12:15 WIB
Apa itu Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran? Simak Penjelasan Berikut

AKURAT.CO Dalam konteks pendidikan, Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) memiliki peran sentral dalam menilai sejauh mana siswa mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.

Artikel ini akan membahas secara mendalam apa itu KKTP, mengapa hal ini krusial dalam proses pembelajaran, dan bagaimana KKTP membentuk landasan evaluasi yang kokoh.

Pengertian KKTP:

KKTP merujuk pada serangkaian kriteria atau standar yang digunakan sebagai pedoman untuk menilai sejauh mana siswa mencapai tujuan pembelajaran.

Dalam esensinya, KKTP menetapkan parameter yang jelas dan terukur untuk mengevaluasi pemahaman, penguasaan, dan aplikasi konsep-konsep pembelajaran.

Baca Juga: Apakah Bukti Penilaian yang Harus Ada untuk Membuktikan bahwa Siswa Telah Mencapai Menuju Tujuan Pembelajaran?

Signifikansi KKTP dalam Pembelajaran:

  1. Mengukur Pencapaian Tujuan Pembelajaran: KKTP memberikan alat untuk mengukur sejauh mana siswa mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan oleh kurikulum. Ini membantu dalam menentukan sejauh mana keberhasilan pembelajaran telah tercapai.

  2. Orientasi pada Pemahaman dan Aplikasi: KKTP menempatkan fokus pada pemahaman dan aplikasi konsep-konsep pembelajaran. Dengan adanya kriteria yang jelas, evaluasi tidak hanya memerhatikan fakta dan informasi, tetapi juga kemampuan siswa dalam menerapkan pengetahuan tersebut.

  3. Panduan Evaluasi yang Konsisten: KKTP memberikan panduan evaluasi yang konsisten dan objektif. Ini memastikan bahwa setiap siswa dievaluasi dengan parameter yang sama, menciptakan kesetaraan dan keadilan dalam penilaian.

  4. Dasar untuk Umpan Balik Konstruktif: KKTP juga berfungsi sebagai dasar untuk memberikan umpan balik kepada siswa. Dengan mengetahui dimana siswa mencapai dan dimana mereka membutuhkan perbaikan, guru dapat memberikan umpan balik yang lebih spesifik dan konstruktif.

  5. Transparansi dalam Evaluasi: KKTP membawa transparansi dalam proses evaluasi. Siswa dapat memahami kriteria yang dijadikan dasar penilaian, memberikan pemahaman yang lebih baik tentang harapan dan standar yang harus dicapai.

Implementasi KKTP:

  1. Penetapan Tujuan Pembelajaran yang Jelas: KKTP dimulai dengan penetapan tujuan pembelajaran yang jelas. Setiap tujuan harus spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan, dan memiliki batas waktu (SMART).

  2. Perumusan Kriteria Evaluasi: Kriteria evaluasi kemudian dirumuskan untuk setiap tujuan pembelajaran. Kriteria ini harus mencakup berbagai aspek, seperti pemahaman konsep, keterampilan penerapan, dan aspek-aspek kritis lainnya.

  3. Pengembangan Instrumen Penilaian: Instrumen penilaian, seperti rubrik atau tes, dikembangkan berdasarkan KKTP. Instrumen ini menjadi alat yang konkret untuk mengukur sejauh mana siswa mencapai setiap kriteria.

  4. Penerapan Evaluasi Periodik: Evaluasi berdasarkan KKTP dilakukan secara periodik untuk melacak perkembangan siswa seiring waktu. Ini membantu dalam mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan dan tindakan korektif.

Kesimpulan:

KKTP tidak hanya merupakan bagian integral dari proses evaluasi pembelajaran, tetapi juga menjadi pedoman yang jelas untuk mengukur pencapaian tujuan pembelajaran.

Dengan menyediakan standar evaluasi yang terukur dan obyektif, KKTP memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan memastikan bahwa siswa tidak hanya mengerti konsep, tetapi juga dapat mengaplikasikannya dalam konteks dunia nyata.

Sebagai alat yang mengarahkan evaluasi dan umpan balik, KKTP membantu menciptakan proses pembelajaran yang berfokus dan bermakna.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.