10 Istilah Dan Singkatan Populer Seputar MPASI Bagi Si Kecil

AKURAT.CO - Setelah memperoleh ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupannya, kini saatnya bayi Anda mendapatkan makanan pendamping ASI (MPASI).
Ibu-ibu yang akan segera memulai MPASI mungkin perlu rajin mencari informasi tentang hal ini, baik melalui berbagai media maupun langsung ke pakarnya.
Untuk ibu-ibu yang baru pertama kali melakukan MPASI, mungkin sulit untuk menemukan informasi tentangnya karena mereka mungkin menemukan banyak istilah dan singkatan yang tidak familiar.
Tidak perlu khawatir Moms, kami telah mengumpulkan beberapa istilah dan singkatan umum yang perlu Anda ketahui berikut ini.
Baca Juga: Busui Wajib Tahu! Inilah 5 Jus Untuk Memperlancar ASI
- EVOO
Singkatan dari extra virgin olive oil adalah minyak zaitun paling murni yang dibuat dari buah zaitun berkualitas tinggi.
Prosesnya dilakukan secara alami dan murni, langsung dari perasan pertama. Karena itu, memiliki banyak antioksidan, vitamin, dan mineral.
Meskipun EVOO mengandung omega-3 dan omega-6 yang penting untuk pertumbuhan anak, ibu jangan menggunakannya saat memasak karena kandungan nutrisinya bisa berkurang.
- ELOO
Singkatan dari extra light olive oil adalah campuran minyak zaitun virgin dan minyak zaitun refined, yang merupakan minyak zaitun yang telah melalui proses penyaringan untuk mengurangi tingkat antioksidannya.
Biasanya ditambahkan untuk mengurangi rasanya yang kuat. ELOO biasanya digunakan untuk menggoreng atau menumis makanan bayi, berbeda dengan EVOO.
Baca Juga: Catat, Ini Tanda Bayi Kurang Asupan ASI!
- UB
Singkatan dari unsalted butter yang dapat dimasukkan ke dalam makanan bayi sebagai lemak tambahan.
Jika anak Anda belum berusia di bawah satu tahun, ibu-ibu harus menghindari memberi makan bayi Anda makanan asin.
Ini karena memberinya makanan asin terlalu dini berisiko menyebabkan berbagai masalah kesehatan di kemudian hari.
- LT
Singkatan dari lemak tambahan yang diperlukan untuk mengikat semua nutrisi ke dalam makanan dan penting untuk perkembangan otak bayi.
Lemak tambahan termasuk EVOO, ELOO, dan UB. Mereka juga dapat membantu Si Kecil menambah berat badan.
Baca Juga: Bersaing Ketat Dengan Ganjar, ASI: Prabowo Unggul Di Jatim
- Puree
Istilah yang digunakan untuk makanan yang telah dihaluskan atau dilembutkan.
Metode untuk membuat puree adalah dengan menghaluskannya dengan menggunakan blender, grinder, atau tekan-tekan, atau dengan cara lain, kemudian disaring untuk mendapatkan tekstur yang lebih lembut.
Sebagian besar makanan yang dapat dipotong adalah buah atau sayur. Bayi dapat diberikan Puree sejak awal MPASI, atau pada usia enam bulan.
- Finger Food
Istilah yang digunakan untuk makanan yang mudah digigit dan dikunyah bayi dengan tangannya.
Untuk melatih motorik kasar dan halus bayi dan membantu mereka belajar makan secara mandiri, memberi mereka finger food sangat membantu.
Saat bayi telah melewati fase tekstur makanan encer dan semipadat, ibu dapat memberinya finger food mulai usia 8 hingga 9 bulan.
Tidak hanya biskuit, Si Kecil dapat makan buah atau sayur dengan genggaman.
Baca Juga: Tips Agar ASI Banyak!
- Gulgar
Singkatan dari gula dan garam yang harus dihindari untuk MPASI bayi di bawah 12 bulan karena dapat membahayakan kesehatannya.
Ini karena bayi yang lebih kecil dari satu tahun kesulitan mencerna garam, dan pemberian gula di usia dini dapat menyebabkan diabetes dan obesitas.
- Prohe dan Prona
Prohe merupakan kependekan dari protein hewani, misalnya daging merah, ayam, ikan, telur, dan hati ayam.
Sedangkan prona merupakan kependekan dari protein nabati, yang berasal dari tumbuhan, contohnya tempe, tahu, dan jenis produk kacang-kacangan lainnya.
- Bumtik
Bumtik adalah kependekan dari bumbu aromatik, yang merupakan jenis rempah-rempah dan bumbu alami yang digunakan untuk meningkatkan rasa atau aroma saat memasak MPASI.
Bumtik termasuk serai, daun jeruk, kunyit, bawang merah dan putih, daun bawang, seledri, cengkeh, kayu manis, kunyit, dan jahe.
- GTM
Singkatan dari Gerakan tutup mulut yang dilakukan bayi saat mereka tidak mau makan. Ini sebenarnya hal yang wajar, dan ada banyak penyebabnya.
Misalnya, Si Kecil sedang tumbuh gigi, memiliki masalah dengan pencernaannya, atau dia tidak suka rasa atau tekstur makanan tertentu.
Tidak jarang ibu mengalami pusing selama fase ini. Jika bayi Anda mengalami fase ini, segera cari tahu alasan dan cara mengatasi masalah tersebut.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini







