AKURAT.CO, Mums pasti ingin ASI (Air Susu Ibu) banyak dan melimpah. Proses dari produksi ASI disebut lactogenesis yang terdiri dari tiga tahap.
Tahap satu dimulai dari usia kehamilan menginjak 16 sampai 20 minggu, saat itulah kadar progesteron tinggi dan mencegah kolostrum keluar. Setelah bayinya lahir, plasenta akan dikeluarkan, maka ASI juga akan keluar karena kadar progesterone yang pesat seperti dilansir dari kanal YouTube GueSehat, Jumat (12/5/2023).
Kemudian dilanjutkan dengan proses laktogenesis kedua. Laktogenesis kedua berlangsung sekitar 30 sampai 40 jam pasca persalinan, sebagian besar ASI akan keluar.
Laktogenesis ketiga berlangsung setelah usia 3 bulan yakni berupa komunikasi hormonal yang berganti menjadi proses lokal, disitulah proses pengosongan payudara menjadi krusial untuk mempertahankan produksi ASI selanjutnya.
Penyebab dari sedikitnya produksi ASI adalah adanya pembatasan dari durasi menyusui, prinsip pemberian ASI pada periode menyusui eksklusif adalah semau bayi atau on demand, jadi kapanpun si kecil meminta maka harus tetap diberikan ya, Mums.
Kedua, tetap yakin bahwa Mums bisa menyusui karena dengan keyakinan dan percaya diri yang tinggi maka akan menstimulasi dan meningkatkan produksi oksitosin yaitu hormon yang mengalirkan ASI.
Untuk itu hempaskan segala hal yang membuat galau dan khawatir bahwa ASI akan semakin sedikit, karena kekhawatiran itulah yang justru akan menekan produksi ASI.
Cara alami untuk bisa meningkatkan produksi ASI yakni dengan sesering mungkin untuk menyusui.
Karena dengan sering menyusui ASI akan banyak keluar sehingga akan menstimulasi otak untuk memproduksi lebih banyak.
Kedua, cukupi kebutuhan gizi Mums dengan asupan-asupan bernutrisi tinggi dan juga konsumsi dari laktogogue.
Laktogogue adalah zat-zat yang akan meningkatkan produksi ASI secara alami, mulai dari alpukat, kacang-kacangan, almond, daun katuk, ekstrak torbangun, dan ikan gabus.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T



