Akurat

Viral Wanita Nyaris Buang Anak Di Rel Kereta, Diduga Karena Baby Blues

Saiful Anwar | 5 September 2023, 13:12 WIB
Viral Wanita Nyaris Buang Anak Di Rel Kereta, Diduga Karena Baby Blues

AKURAT.CO, Baru-baru ini warganet heboh oleh sebuah video yang beredar. Video tersebut menunjukkan seorang wanita yang tengah menggendong anaknya sembari dibujuk oleh satpam lantaran berniat untuk membuang anaknya ke rel kerta.

Dalam video singkat tersebut, terdengar tangisan bayi yang cukup kencang. Seorang wanita diduga ibu dari bayi tersebut berontak saat berusaha ditenangkan oleh seorang satpam.

Satpam lainya terlihat sedang menggendong bayi yang dibedong dengan kain pink. Satpam itu berusaha menenangkan tangis bayi tersebut.

Dalam akun twitter @zoelfick menuliskan bahwa seorang ibu yang akan membuang bayi tersebut diduga mengalami baby blues syndrome. Lantas apa itu baby blues syndrome?

Dikutip dari beberapa sumber, Selasa, (5/9/2023), berikut penjelasan mengani baby blues syndrome.

Baca Juga: Kenali Penyebab Baby Blues Dan Cara Mengatasinya

Pengertian baby blues syndrome

Baby blues syndrome ternyata cukup umum dialami oleh ibu setelah melahirkan. Sayangnya, hal ini jarang disadari baik oleh sang ibu, maupun anggota keluarga terdekat.

Kondisi baby blues dapat menyebabkan ibu menjadi lebih emosional dan sensitif. Umumnya, hal ini ditandai dengan cepat marah, sering menangis, tak nafsu makan, sulit tidur, hingga sulit konsentrasi.

Penyebab baby blues syndrome pun cukup beragam. Hal ini meliputi perubahan hormon, sulit beradaptasi, kurang tidur, riwayat gangguan kesehatan mental, hingga kurangnya dukungan dari orang di sekitar ibu.

Meski terlihat mirip karena memiliki gejala yang sama, baby blues syndrome berbeda dengan depresi pasca melahirkan. Pasalnya, baby blues syndrome biasanya akan membaik setelah 2 minggu.

Kasus depresi pasca melahirkan yang berat dapat menyebabkan psikosis postpartum. Dalam kondisi ini, penderita bisa mengalami halusinasi dan delusi hingga membahayakan bayi dan dirinya sendiri.

Dengan demikian, kondisi yang dialami sang ibu merujuk pada depresi pasca melahirkan. Namun, hal ini tentunya hanya bisa dipastikan setelah berkonsultasi dengan dokter ahli.

Baca Juga: Bun, Ketahui Perbedaan Baby Blues dan Postpartum Depression

Cara mengatasi baby blues

Baby blues umumnya akan hilang dengan sendirinya dalam waktu sekitar 2 minggu. Meski begitu, jika Anda mengalaminya, kondisi ini perlu dikelola dengan baik. Beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi baby blues meliputi:

1. Jangan membebani diri

Jangan memaksa diri untuk mengerjakan segalanya sendiri. Bila merasa kewalahan, jangan sungkan untuk meminta bantuan pasangan atau orang-orang terdekat.

2. Tidur yang cukup

Pastikan untuk tidur yang cukup. Manfaatkan waktu tidur si kecil untuk Anda tidur.

3. Konsumsi makanan bernutrisi dan rajin berolahraga

Untuk mengatasi baby blues, Anda disarankan untuk berolahraga secara rutin.

Olahraga tidak hanya dapat mengalihkan perhatian dan kekhawatiran yang Anda rasakan, tapi juga meningkatkan suasana hati dan kualitas tidur lebih terjamin. 

Apabila tidak sempat berolahraga, konsumsi makanan sehat juga bisa membantu Anda mengontrol mood.

Demikian penjelasan mengenai baby blues syndrome.

 

 

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saiful Anwar
R