Apa yang Dimaksud dengan Strategi Pembelajaran Kognitif? Berikut Penjelasan Lengkapnya

AKURAT.CO Pembelajaran kognitif merupakan pendekatan yang menekankan pada pemahaman, pengolahan informasi, dan pengembangan kemampuan berpikir siswa.
Dalam artikel ini, kita akan menjelaskan apa yang dimaksud dengan strategi pembelajaran kognitif dan bagaimana penerapannya dapat memberikan manfaat substansial dalam proses pendidikan.
Salma Rozana dkk dalam buku 'PENGEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA DINI (Teori dan Praktik)' mengatakan "pengertian kognitif adalah kemampuan berfikir yang melibatkan pengetahuan yang berfokus penalaran dan pemecahan masalah menghubungkan, menilai dan mempertimbangkan suatu kejadian atau peristiwa yang bersifat rasional atau melibatkan akal."
Apa yang Dimaksud dengan Pembelajaran Kognitif?
Pembelajaran kognitif adalah suatu pendekatan pembelajaran yang berfokus pada pengembangan proses kognitif atau berpikir siswa.
Ini mencakup pemahaman, penalaran, memori, dan penerapan pengetahuan untuk memecahkan masalah.
Dalam konteks ini, pembelajaran tidak hanya dilihat sebagai penerimaan informasi, tetapi juga sebagai proses aktif di mana siswa terlibat dalam mengorganisir dan menginterpretasikan informasi baru.
Strategi Pembelajaran Kognitif:
- Pemecahan Masalah:
- Pembelajaran kognitif menekankan pada pengembangan kemampuan siswa untuk memecahkan masalah. Strategi ini melibatkan pembelajaran bagaimana mengidentifikasi masalah, mengumpulkan informasi, dan merancang solusi yang efektif.
- Pemahaman Konsep:
- Guru dapat menerapkan strategi pembelajaran kognitif dengan fokus pada pemahaman konsep. Ini melibatkan penyajian informasi secara mendalam, penggunaan ilustrasi, dan diskusi untuk memastikan siswa benar-benar memahami materi.
- Pemanfaatan Meta-kognisi:
- Meta-kognisi melibatkan pemahaman diri siswa terhadap proses berpikir mereka sendiri. Strategi pembelajaran kognitif mendorong penggunaan meta-kognisi, seperti refleksi diri dan penilaian diri, untuk membantu siswa menjadi pembelajar yang lebih mandiri.
- Penggunaan Model dan Analogi:
- Menggunakan model atau analogi membantu siswa mengaitkan informasi baru dengan pengetahuan yang sudah dimilikinya. Ini mempermudah pemahaman konsep yang kompleks dan meningkatkan retensi informasi.
- Pembelajaran Berbasis Masalah:
- Pembelajaran kognitif dapat diimplementasikan melalui pendekatan berbasis masalah. Siswa diberi situasi masalah yang mendorong mereka untuk mencari solusi dengan menerapkan pengetahuan yang telah mereka peroleh.
- Penggunaan Teknologi Pendidikan:
- Integrasi teknologi pendidikan dapat menjadi strategi efektif dalam pembelajaran kognitif. Penggunaan perangkat lunak interaktif, simulasi, dan sumber daya daring dapat meningkatkan keterlibatan siswa dan memfasilitasi pemahaman konsep.
Manfaat Pembelajaran Kognitif:
- Pengembangan Keterampilan Berpikir Kritis:
- Pembelajaran kognitif membantu mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa, memungkinkan mereka untuk mengevaluasi informasi dengan lebih cermat.
- Peningkatan Retensi Informasi:
- Dengan fokus pada pemahaman konsep, pembelajaran kognitif dapat meningkatkan retensi informasi jangka panjang.
- Pembelajaran yang Lebih Bermakna:
- Siswa akan lebih cenderung memahami dan menerapkan pengetahuan dalam konteks nyata, membuat pembelajaran menjadi lebih bermakna.
- Peningkatan Kemandirian Belajar:
- Pembelajaran kognitif membantu siswa menjadi lebih mandiri dalam proses belajar mereka, memungkinkan mereka mengelola pemahaman dan penyelesaian masalah secara efektif.
Dengan memahami dan menerapkan strategi pembelajaran kognitif, pendidik dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang merangsang pemikiran siswa dan memberikan dasar kuat untuk pengembangan keterampilan intelektual mereka.
Pembelajaran kognitif tidak hanya membekali siswa dengan pengetahuan, tetapi juga dengan keterampilan berpikir yang esensial untuk kesuksesan di dunia nyata.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








