Akurat

Desak Reformasi Kemenag, AJAIB Tuntut Menag Nasaruddin Umar Mundur

Moh.Apriawan | 12 Juli 2025, 13:57 WIB
Desak Reformasi Kemenag, AJAIB Tuntut Menag Nasaruddin Umar Mundur

AKURAT.CO Ratusan massa dari kelompok Aliansi Remaja Indonesia Bersatu (AJAIB) menggelar demonstrasi di depan Kementerian Agama (Kemenag), Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Kamis (10/7).

Dalam aksi tersebut, mereka menyerukan reformasi menyeluruh di tubuh Kemenag dan mendesak Menteri Agama Nasaruddin Umar untuk mundur dari jabatannya.

Dalam orasinya, para demonstran menyoroti berbagai persoalan serius yang dinilai mencoreng kinerja institusi keagamaan negara, mulai dari buruknya tata kelola penyelenggaraan ibadah haji, hingga dugaan kasus asusila yang melibatkan staf dari salah satu bank milik negara.

“Ketiadaan keterlibatan resmi dari perwakilan Futada dan lambatnya respons diplomatik Kementerian Agama kepada otoritas Arab Saudi menjadi cerminan lemahnya sistem perlindungan jemaah dan akuntabilitas institusional,” ujar Coli, juru bicara aksi, Jumat (11/7).

Menurut AJAIB, lemahnya posisi diplomatik Indonesia dalam urusan haji tahun ini memperlihatkan tidak adanya langkah taktis dan keberanian politik dari Menag untuk melindungi hak-hak jemaah.

Selain itu, mereka juga menyinggung kasus dugaan pelecehan seksual yang diduga melibatkan staf bank pelat merah yang terhubung dengan kerja-kerja umrah dan haji—yang menurut mereka, mencerminkan lemahnya pengawasan dalam lingkup kerja kementerian.

Baca Juga: Indonesia Ajukan 4 Permintaan Haji kepada Saudi, Klaim Sudah Dapat Tanggapan Positif

“Kami menuntut investigasi menyeluruh serta komitmen kelembagaan untuk memperkuat langkah pencegahan kekerasan seksual dan menjamin perlindungan serta keadilan bagi korban,” lanjut Coli.

AJAIB menilai bahwa kepercayaan publik terhadap Kemenag berada pada titik nadir.

Mereka menyebut ketiadaan kepemimpinan yang tegas dan responsif sebagai akar dari berbagai masalah sistemik yang terjadi.

Sebagai solusi, massa aksi menyerukan agar Menteri Agama Nasaruddin Umar mengundurkan diri sebagai bentuk pertanggungjawaban moral atas lemahnya kinerja institusi yang dipimpinnya.

Baca Juga: Menag Akan Dampingi Presiden Prabowo ke Jeddah, Bahas Kampung Haji

“Menteri Agama Nasaruddin Umar mundur, diharapkan dapat menjadi simbol pemulihan integritas institusi dan membuka ruang bagi reformasi kelembagaan yang lebih substansial dan partisipatif,” tutup Coli dalam orasinya.

Aksi unjuk rasa berlangsung damai dan mendapat pengawalan aparat kepolisian.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Kemenag terkait tuntutan yang dilayangkan massa AJAIB.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.