Akurat

Bapak Ibu Guru yang Bersemangat, Bagaimana Kita Dapat Membuat Lingkungan Sekolah Menjadi Lebih Sejahtera?

Rahman Sugidiyanto | 10 Juni 2025, 14:35 WIB
Bapak Ibu Guru yang Bersemangat, Bagaimana Kita Dapat Membuat Lingkungan Sekolah Menjadi Lebih Sejahtera?

AKURAT.CO Mari bapak ibu guru yang bersemangat, bagaimana kita dapat membuat lingkungan sekolah menjadi lebih sejahtera?

Lingkungan sekolah yang sejahtera bukan hanya soal fasilitas fisik yang memadai, tetapi juga mencakup kebersihan, kesehatan, kenyamanan, dan suasana yang mendukung proses belajar mengajar secara optimal.

Sebagai guru, kita memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan yang tidak hanya bersih dan sehat, tetapi juga kondusif untuk tumbuh kembang karakter dan prestasi siswa.

Artikel ini mengulas langkah-langkah praktis dan komprehensif yang dapat dilakukan oleh seluruh warga sekolah untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang lebih sejahtera.

Baca Juga: Menurut Anda, Mengapa Penting Mempertimbangkan Kondisi Peserta Didik dalam Menerapkan Pembelajaran Sosial Emosional? Inilah 5 Poin Akurat untuk Guru

1. Menjaga Kebersihan dan Kesehatan Lingkungan Sekolah

Kebersihan adalah fondasi utama lingkungan sekolah yang sejahtera.

Mulai dari membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan kelas, hingga toilet yang selalu terawat, semuanya berkontribusi pada kenyamanan dan kesehatan bersama. 

Guru dapat menginisiasi dan mengawasi jadwal piket kelas secara bergilir agar setiap siswa bertanggung jawab terhadap kebersihan ruang belajar mereka.

Selain itu, mencuci tangan secara rutin dan membawa bekal sehat juga penting untuk menjaga kesehatan siswa dan mencegah penyebaran penyakit di lingkungan sekolah. 

Program kerja bakti rutin, seperti Jumat Bersih, dapat melibatkan seluruh warga sekolah untuk bersama-sama membersihkan halaman dan fasilitas sekolah.

2. Membangun Budaya Gotong Royong dan Kepedulian

Lingkungan sekolah yang sejahtera dibangun dari budaya gotong royong dan kepedulian antar warga sekolah. Melibatkan siswa dalam program kebersihan, pengelolaan sampah, dan penghijauan sekolah dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab dan cinta lingkungan. 

Misalnya, pembuatan biopori dan penataan taman hijau tidak hanya memperindah lingkungan, tapi juga membantu mengatasi masalah genangan air dan meningkatkan kualitas udara.

Guru juga berperan sebagai teladan dalam menjaga kebersihan dan mengajak siswa untuk aktif berpartisipasi melalui kampanye kesadaran dan kegiatan seni seperti pembuatan poster atau mural bertema lingkungan.

3. Mengurangi Penggunaan Plastik dan Mengelola Sampah dengan Baik

Pengurangan penggunaan plastik sekali pakai di lingkungan sekolah dapat menjadi langkah konkret dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Mengajak siswa membawa botol minum dan tempat makan sendiri serta menggunakan tas kain dapat mengurangi limbah plastik. 

Sekolah juga dapat mengadakan program pengelolaan sampah seperti daur ulang dan komposting yang melibatkan siswa secara langsung, sehingga mereka belajar sekaligus berkontribusi pada lingkungan.

4. Menciptakan Lingkungan Belajar yang Nyaman dan Inspiratif

Selain aspek fisik, lingkungan sekolah yang sejahtera juga mencakup suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan.

Pengaturan ruang kelas dengan pencahayaan yang baik, ventilasi yang cukup, dan tata letak yang mendukung interaksi positif akan meningkatkan konsentrasi dan semangat belajar siswa. 

Penggunaan teknologi secara bijak dan penjadwalan waktu belajar yang teratur juga mendukung terciptanya lingkungan belajar yang inspiratif.

5. Melibatkan Semua Pihak dalam Upaya Berkelanjutan

Keberhasilan menciptakan lingkungan sekolah yang sejahtera membutuhkan kerja sama semua pihak: guru, siswa, staf, orang tua, dan komunitas sekitar.

Pembentukan komite kebersihan dan lingkungan sekolah dapat menjadi wadah koordinasi dan pengawasan program-program kebersihan dan penghijauan. 

Melakukan evaluasi berkala dan memberikan penghargaan kepada kelas atau individu yang berkontribusi aktif juga dapat memotivasi partisipasi berkelanjutan.

Kesimpulan

Mewujudkan lingkungan sekolah yang lebih sejahtera adalah tanggung jawab bersama yang dimulai dari langkah-langkah sederhana seperti menjaga kebersihan, mengelola sampah dengan baik, dan membangun budaya gotong royong.

Guru sebagai motor penggerak dapat menginisiasi program rutin seperti piket kelas, kerja bakti, dan kampanye lingkungan yang melibatkan seluruh warga sekolah.

Dengan lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, dan inspiratif, proses belajar mengajar akan berjalan optimal dan menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga peduli terhadap lingkungan dan sesama.

Mari bersama-sama kita ciptakan sekolah yang sejahtera sebagai tempat terbaik bagi tumbuh kembang anak bangsa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.