Dituding Pengangguran! Terungkap Pekerjaan Asli Papi Abe Cekut yang Viral di Medsos

AKURAT.CO Christian Benny Haryanto yang dikenal sebagai Papi Abe Cekut, baru-baru ini menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Sosok ayah dari balita viral Dmitriev Abraham atau Abe Cekut ini dituding sebagai pengangguran karena lebih sering menemani putranya bermain ataupun live streaming di TikTok.
Baca Juga: VIRAL Kronologi Bocah 7 Tahun Digigit Anjing di Jaksel, Mata Terluka hingga Dilarikan ke RS
Selain itu, Papi Abe Cekut juga tidak pernah menunjukkan pekerjaan yang jelas.
Hal ini membuat beberapa netizen berasumsi bahwa dia memanfaatkan popularitas sang anak untuk mendapatkan penghasilan.
Ditambah lagi, Papi Abe baru-baru ini menghadiri konser Avenged Sevenfold. Namun, karena sering berada di rumah, timbul dugaan bahwa dia menggunakan uang Abe untuk konser tersebut.
Tentu saja anggapan tersebut langsung dibantah keras oleh Papi Abe Cekut.
Papi Abe Cekut pun menunjukkan kartu namanya kepada netizen di media sosial.
Tertera jelas di sana bahwa dia adalah Direktur Utama PT Indo Jaya Translog, sebuah perusahaan logistik ternama di Jawa Timur.
Penelusuran lebih lanjut di Linkedin pun mengungkapkan bahwa Benny telah memimpin PT Indo Jaya Translog sebagai CEO sejak Januari 2020, dan masih menduduki jabatan tersebut hingga saat ini.
Papi Abe juga menjelaskan bahwa dia bekerja secara remote, sehingga tidak perlu pergi ke kantor setiap hari.
"Iya bisa (kerja) remote, pakai HP. Makanya terkadang live nya Abe tiba-tiba terpotong karena ada kerjaan," ujarnya saat live, dikutip pada Jumat (20/6/2024).
Hal ini memungkinkan dia untuk lebih sering menemani Abe live streaming dan menghabiskan waktu bersama keluarga.
Terungkapnya pekerjaan asli Papi Abe Cekut ini membuat banyak netizen terkejut.
Mereka tidak menyangka bahwa di balik sosoknya yang santai dan humoris, dia memiliki pekerjaan yang mentereng.
Baca Juga: Viral Siswi SMP Dirundung Motif Rebutan Pacar hingga Dituding Mesum
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









