Pimpinan DPR Gelar Audiensi dengan Buruh, Terima Masukan RUU Ketenagakerjaan

AKURAT.CO Pimpinan DPR bersama Komisi IX menerima audiensi Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) dan perwakilan buruh lainnya, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (3/8/2026).
Audiensi dipimpin Wakil Ketua DPR, Cucun Ahmad Syamsurijal, bersama Wakil Ketua Komisi IX DPR, Putih Sari; Wakil Ketua Komisi IX DPR, Charles Honoris; Anggota Komisi IX DPR, Irma Suryani, Netty Aher, dan jajaran.
Presiden KSPSI, Andi Gani Nena Wea, mengatakan, agenda ini dilaksanakan untuk mendengarkan aspirasi kalangan buruh mengenai Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan.
"Iya bertemu Kang Cucun, bahas itu (RUU Ketenagakerjaan)," ujarnya.
Audiensi kemudian berlanjut secara tertutup di ruang pimpinan DPR.
Baca Juga: Dasco: DPR Bahas RUU Perampasan Aset hingga RUU Ketenagakerjaan Saat Reses
Sebelumnya, Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, mengatakan, sejumlah rancangan undang-undang tetap akan dibahas selama masa reses DPR.
Selain RUU Perampasan Aset, pembahasan juga mencakup RUU Ketenagakerjaan dan RUU Hak Cipta.
Dasco menyebut pembahasan dapat dilakukan sepanjang komisi terkait mengajukan izin sesuai mekanisme yang berlaku.
"Iya, hak cipta juga (dibahas saat reses)," ujarnya, pada Selasa (21/7/2026).
Menurut Dasco, RUU Ketenagakerjaan bahkan menjadi salah satu prioritas yang akan lebih dahulu dibahas.
Baca Juga: Pembahasan RUU Ketenagakerjaan Masih Bergulir di DPR, Regulasi Upah Belum Diputuskan
"Tenaga kerja juga, tenaga kerja juga sudah minta untuk justru yang paling akan bahas duluan ini tenaga kerja," ujarnya.
Dasco menambahkan, pembahasan RUU Ketenagakerjaan akan dilakukan setelah agenda RUU Perampasan Aset. Komisi IX DPR juga akan melibatkan para pemangku kepentingan, khususnya kalangan buruh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 2Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 3ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 4Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 5Persija Terpaksa Jamu Java United di Bali, Terancam Pengurangan Poin Jika 4 Kali Musafir
- 6Prediksi Skor Sunderland vs AZ Alkmaar 17 September 2026: The Black Cats Bisa Tahan Tim Belanda?
- 7Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 8Prediksi Skor Man Utd vs Brighton 17 September 2026: The Seagulls Bisa Menang di Old Trafford?
- 9Prabowo Pimpin Sidang DEN di Istana, Instruksikan Persiapan E50 untuk Perkuat Kemandirian Energi
- 10Terungkap di Sidang Korupsi Kuota Haji: Anak Buah Bos Maktour Setor USD10 Ribu ke Pejabat Kemenag









