Akurat

Profil Lengkap Adies Kadir: Dari Wakil Ketua DPR hingga Calon Hakim MK Usulan DPR

Naufal Lanten | 5 Februari 2026, 15:32 WIB
Profil Lengkap Adies Kadir: Dari Wakil Ketua DPR hingga Calon Hakim MK Usulan DPR

 

AKURAT.CO Nama Adies Kadir kembali menjadi sorotan publik setelah DPR RI secara resmi menyetujuinya sebagai calon Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) pengganti Arief Hidayat yang memasuki masa pensiun. Keputusan ini diambil dalam Rapat Paripurna DPR pada 27 Januari 2026 dan sekaligus membatalkan penetapan calon sebelumnya.

Di tengah dinamika politik nasional, sosok Wakil Ketua DPR RI itu menarik perhatian karena memilih mundur dari Partai Golkar demi menjaga independensi sebagai hakim konstitusi. Lantas, siapa sebenarnya Adies Kadir? Bagaimana rekam jejak pendidikan, karier, hingga kontroversi yang pernah mengiringi namanya?

Berikut profil lengkap Adies Kadir yang kini bersiap melangkah ke lembaga penjaga konstitusi.


DPR Setujui Adies Kadir Jadi Calon Hakim MK

DPR RI menyepakati usulan Adies Kadir sebagai calon Hakim Mahkamah Konstitusi dalam rapat paripurna setelah mendengar laporan Komisi III DPR. Wakil Ketua DPR Saan Mustopa membacakan hasil keputusan tersebut, menyusul paparan Ketua Komisi III Habiburokhman mengenai penggantian hakim konstitusi dari unsur DPR.

Sebelum dibawa ke paripurna, nama Adies juga telah mendapat dukungan penuh dari seluruh fraksi dalam Rapat Dengar Pendapat Umum Komisi III DPR RI di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan.

Menanggapi proses tersebut, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menyatakan pemerintah menghormati kewenangan DPR dalam mengusulkan calon hakim MK.

Di sisi lain, Adies Kadir mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan, meski juga merasa berat harus meninggalkan Komisi III DPR yang selama ini disebutnya sebagai rumah kedua.


Mundur dari Golkar Demi Independensi

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, memastikan bahwa Adies Kadir tidak lagi berstatus sebagai kader partai ketika dipilih menjadi Hakim MK. Menurut Bahlil, keputusan itu diambil sebelum penetapan resmi sebagai bentuk komitmen menjaga independensi lembaga peradilan.

“Jadi, kita mewakafkan salah satu kader terbaik Partai Golkar, yang dulunya adalah pimpinan DPR yang namanya Pak Adies Kadir. Mewakafkan ke negara untuk menjadi Hakim MK,” ujar Bahlil di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 29 Januari 2026.

Ia juga menegaskan:

“Proses beliau menjadi Hakim MK, sebelum diputuskan itu sudah dilakukan pengunduran diri, baik dari kepengurusan maupun keanggotaan karena hakim itu harus independen. Jadi, kita wakafkan yang terbaik.”

Dengan pengunduran diri tersebut, Adies dipastikan tidak lagi memiliki jabatan struktural ataupun hubungan organisasi dengan Partai Golkar.


Profil Singkat Adies Kadir

Adies Kadir lahir di Balikpapan pada 17 Oktober 1968. Ia dikenal sebagai politikus senior yang sejak 2014 menjadi anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Timur I.

Dalam periode terakhir, Adies menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI yang membidangi ekonomi dan keuangan, meliputi Komisi XI, XII, XIII, Badan Anggaran, serta Badan Akuntabilitas Keuangan Negara.

Sebelumnya, ia juga pernah memimpin Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR—lembaga yang mengawasi etika anggota parlemen—serta menjadi Wakil Ketua Komisi III DPR RI yang membidangi hukum, HAM, dan keamanan.


Riwayat Pendidikan: Teknik hingga Doktor Hukum

Latar belakang akademik Adies Kadir terbilang panjang dan lintas disiplin. Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri VII Selat Hilir, lalu berlanjut ke SMP Negeri 1 Samarinda dan SMA Negeri 3 Kupang.

Selepas SMA, Adies kuliah di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya dengan mengambil jurusan Teknik Sipil dan meraih gelar sarjana pada 1993.

Namun ketertarikannya pada dunia hukum membuatnya kembali menempuh pendidikan di:

  • Universitas Merdeka Surabaya untuk gelar Sarjana Hukum, lulus 2003

  • Universitas Merdeka Malang untuk Magister Hukum, selesai 2007

  • Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya untuk gelar Doktor Hukum pada 2017

Kombinasi pengalaman akademik ini memperkuat posisinya sebagai figur yang memahami aspek teknis pembangunan sekaligus regulasi hukum.


Jejak Karier Profesional Sebelum Politik

Sebelum aktif di parlemen, Adies lebih dulu meniti karier di sektor swasta. Ia pernah bekerja sebagai manajer lapang di Lamicitra Nusantara, mengelola proyek di Surya Inti Permata Tbk, hingga menjabat Direktur Utama Jaya Aditek.

Di dunia hukum, Adies juga tercatat sebagai mitra pengelola firma hukum Syaiful Ma’arif & Partners setelah menyelesaikan pendidikan magisternya.

Pengalaman inilah yang kemudian menjadi modal penting ketika ia masuk ke dunia legislatif dan terlibat dalam berbagai pembahasan kebijakan nasional.


Kiprah Politik di DPR RI

Masuk ke Senayan sejak 2014, karier politik Adies Kadir terus menanjak. Ia aktif di Komisi III DPR RI yang membidangi isu-isu strategis seperti penegakan hukum, HAM, hingga keamanan nasional.

Pada periode berikutnya, Adies dipercaya mengemban jabatan strategis sebagai Wakil Ketua DPR RI. Peran ini membuatnya terlibat langsung dalam pembahasan anggaran negara, kebijakan fiskal, hingga pengawasan sektor keuangan.

Tak heran jika pengalamannya di bidang legislasi dan hukum menjadi salah satu pertimbangan utama DPR saat mengusulkannya sebagai calon Hakim Mahkamah Konstitusi.


Menuju Pelantikan sebagai Hakim MK

Setelah mendapat persetujuan DPR, Adies Kadir dijadwalkan menjalani tahapan lanjutan sesuai ketentuan perundang-undangan sebelum dilantik oleh Presiden dan mengucapkan sumpah jabatan sebagai hakim konstitusi.

Langkahnya mundur dari Partai Golkar dinilai sebagai bagian penting untuk menjaga netralitas dan kredibilitas Mahkamah Konstitusi—lembaga yang berperan krusial dalam mengawal konstitusi serta demokrasi di Indonesia.


Penutup

Profil Adies Kadir menunjukkan perjalanan panjang dari dunia teknik, praktik hukum, hingga puncak karier politik nasional. Kini, dengan statusnya sebagai calon Hakim Mahkamah Konstitusi usulan DPR, publik akan menanti bagaimana peran barunya dalam menjaga konstitusi dan integritas lembaga peradilan.

Kalau kamu tertarik mengikuti perkembangan terbaru soal pelantikan dan dinamika politik nasional, pantau terus update selanjutnya di AKURAT.CO.

Baca Juga: Adies Kadir Jadi Hakim MK, Ketum Golkar: Kita Wakafkan Kader Terbaik kepada Negara

Baca Juga: Berpengalaman di Bidang Hukum, Adies Kadir Diyakini Bisa Jaga Integritas sebagai Hakim MK

FAQ

1. Siapa Adies Kadir?
Adies Kadir adalah politikus senior yang sejak 2014 menjadi anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Timur I. Ia terakhir menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI sebelum disetujui sebagai calon Hakim Mahkamah Konstitusi.

2. Mengapa Adies Kadir menjadi sorotan publik?
Namanya ramai diperbincangkan setelah DPR RI menyetujuinya sebagai calon Hakim MK pengganti Arief Hidayat yang memasuki masa pensiun.

3. Kapan DPR menyetujui Adies Kadir sebagai calon Hakim MK?
Persetujuan diberikan dalam Rapat Paripurna DPR pada 27 Januari 2026.

4. Apakah Adies Kadir masih menjadi kader Partai Golkar?
Tidak. Adies Kadir telah mengundurkan diri dari kepengurusan dan keanggotaan Partai Golkar sebelum penetapan resminya sebagai calon hakim MK.

5. Apa alasan Adies Kadir mundur dari Golkar?
Pengunduran diri dilakukan untuk menjaga independensi sebagai hakim konstitusi.

6. Apa pernyataan Bahlil Lahadalia terkait Adies Kadir?
Bahlil menyebut Adies sebagai kader terbaik yang “diwakafkan” Partai Golkar kepada negara untuk menjadi Hakim MK.

7. Di mana Adies Kadir lahir?
Adies Kadir lahir di Balikpapan pada 17 Oktober 1968.

8. Apa latar belakang pendidikan Adies Kadir?
Ia menempuh pendidikan Teknik Sipil, kemudian melanjutkan studi hukum hingga meraih gelar doktor hukum dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.

9. Jabatan penting apa saja yang pernah diemban Adies Kadir di DPR?
Ia pernah menjabat Ketua MKD DPR, Wakil Ketua Komisi III DPR RI, serta Wakil Ketua DPR RI bidang ekonomi dan keuangan.

10. Apakah Adies Kadir pernah terlibat kontroversi?
Pada 2025, pernyataannya soal tunjangan DPR sempat menuai kritik, namun ia tidak terbukti melanggar etik.

11. Siapa hakim MK yang digantikan Adies Kadir?
Adies Kadir menggantikan Arief Hidayat yang akan memasuki masa pensiun.

12. Kapan Adies Kadir akan dilantik sebagai Hakim MK?
Pelantikan dilakukan setelah seluruh tahapan sesuai peraturan perundang-undangan diselesaikan dan sumpah jabatan diambil di hadapan Presiden.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.