Akurat

Gembira Bertemu Presiden Prabowo di London, Mahasiswa Asal Papua Berikan Buku Terbarunya

Atikah Umiyani | 19 Januari 2026, 20:51 WIB
Gembira Bertemu Presiden Prabowo di London, Mahasiswa Asal Papua Berikan Buku Terbarunya

AKURAT.CO Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Inggris memberikan kesan mendalam bagi Steve Mara, mahasiswa asal Papua yang tengah menempuh pendidikan doktoral (S3) di University of Bradford.

Steve menceritakan bahwa pertemuannya dengan Presiden Prabowo membawa kebahagiaan, sekaligus menjadi sumber energi positif bagi mahasiswa yang tengah menuntut ilmu jauh dari Indonesia.

Ini merupakan pertemuan keduanya dengan Presiden Prabowo. Steve sempat berjumpa dengan Prabowo saat masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan RI.

"Saya sangat bahagia bisa bertemu kembali dengan Bapak Presiden. Terima kasih Bapak Presiden sudah datang mengunjungi kami di Inggris," kata Steve saat diwawancara, Minggu (18/1/2026) malam waktu setempat.

Menurutnya, di tengah situasi global yang penuh konflik dan ketegangan, Presiden Prabowo konsisten membawa pesan perdamaian pada setiap kesempatan. Ia pun mengapresiasi kerja keras Prabowo dalam memimpin Indonesia.

Baca Juga: Kehadiran Prabowo Bangkitkan Semangat Pelajar Perantauan di London

"Terima kasih untuk kerja kerasnya, untuk semangatnya untuk Indonesia. Kita tahu di situasi dunia yang lagi kurang baik, tidak damai, tetapi Bapak Presiden selalu hadir dengan pesan perdamaian dan ini sangat luar biasa," jelasnya.

Pada pertemuan itu, Steve juga memberikan buku yang ditulisnya dan baru dirilis akhir 2025 lalu. Buku itu berjudul "We All Want to Live in Peace" yang menggambarkan tentang perdamaian, sehingga sejalan dengan pesan yang selama ini konsisten disuarakan Presiden Prabowo.

"Saya juga sempat menyerahkan buku saya yang saya tulis tentang We All Want to Live in Peace. Saya baru launching akhir tahun 2025 kemarin," katanya.

"Kebetulan gambar atau foto yang saya gunakan itu, cover-nya adalah gambarnya Bapak Prabowo pada saat kunjungan ke Papua," lanjutnya.

Steve menjelaskan, buku tersebut merupakan refleksi mendalam tentang makna perdamaian, baik secara personal maupun dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Baca Juga: Presiden Prabowo Tiba di London, Siap Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia-Inggris

"Jadi, buku ini menceritakan tentang bagaimana kita berdamai, baik berdamai dengan diri sendiri maupun berdamai dengan sesama kita. Tapi juga bagaimana kita menciptakan perdamaian di Indonesia," ungkapnya.

Steve mengaku akan selalu mengingat pesan Presiden Prabowo kepadanya saat bertemu pertama kali. Saat itu, Steve telah lulus S2 dari Universitas Pertahanan dan akan melanjutkan studi ke Inggris.

"Beliau menyampaikan saya harus menjalankan studi dengan baik, supaya pulang mengabdi untuk menjaga perdamaian di Indonesia dan berkontribusi juga untuk perdamaian dunia," katanya.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
W
Editor
Wahyu SK