Akurat

Pengurus PBNU Kembali Mesra Usai Konflik Mendera Elitenya Beberapa Minggu Lalu

Fajar Rizky Ramadhan | 29 Desember 2025, 08:16 WIB
Pengurus PBNU Kembali Mesra Usai Konflik Mendera Elitenya Beberapa Minggu Lalu

AKURAT.CO Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menunjukkan sinyal kuat rekonsiliasi setelah konflik internal yang sempat memanas dalam beberapa pekan terakhir.

Hal itu terlihat dari pertemuan struktural PBNU yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan di kediaman Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Pondok Pesantren Miftachussunnah, Kedungtarukan, Surabaya, Minggu (28/12/2025).

Pertemuan tertutup yang berlangsung sekitar empat jam tersebut menjadi penanda kembalinya soliditas kepengurusan PBNU pasca dinamika perbedaan di level elite.

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf mengatakan pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari kesepakatan islah yang sebelumnya telah dicapai di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri.

“Ya, Alhamdulillah silaturahim ini adalah momentum untuk mengukuhkan apa yang telah disepakati di Lirboyo pada hari Kamis yang lalu. Secara batin kita kukuhkan dengan silaturahim,” ujar Yahya Cholil Staquf usai pertemuan.

Baca Juga: Meski Sudah Islah dengan Gus Yahya, Rais Aam PBNU Tegaskan Pj Ketum PBNU Tetap Berlaku

Gus Yahya menjelaskan, agenda pertemuan tidak diarahkan pada pembahasan teknis organisasi, melainkan lebih pada penguatan ikatan batin antar-pengurus. Kegiatan diisi dengan selawatan, doa bersama, serta makan bersama.

“Tidak banyak acaranya hanya selawat bersama. Kemudian saling bersilaturahim untuk kembali memperkuat ikatan batin di antara sesama teman-teman. Karena kita dulu kita berangkat bersama-sama. Kita akan terus berjalan bersama-sama sampai akhir,” katanya.

Dalam pertemuan tersebut, Gus Yahya juga menegaskan bahwa seluruh persoalan yang sempat muncul telah dianggap selesai. Struktur organisasi PBNU dipastikan kembali ke format semula, termasuk posisi Saifullah Yusuf atau Gus Ipul yang tetap menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PBNU.

“Semua hal yang kemarin menjadi persoalan kita anggap sudah lewat, sudah tidak ada dan kita kembali lagi kepada kebersamaan. Saya kira itu ya. Pokoknya sekarang kembali bersama. Kembali bersama, [posisi sekjen] seperti semula,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Saifullah Yusuf. Ia menggambarkan suasana pertemuan berlangsung cair dan penuh keakraban, menandai mencairnya ketegangan di antara para tokoh PBNU.

“Ya Alhamdulillah hari ini sudah kumpul kita, sudah guyub, makan bersama, selawatan, Alhamdulillah,” ujar Gus Ipul.

Baca Juga: Islah Gus Yahya dengan Rais Aam PBNU Dinilai Final dan Sesuai AD/ART

Terkait langkah strategis PBNU ke depan, termasuk isu Muktamar, Gus Ipul menyatakan pembahasannya akan dilanjutkan oleh pimpinan tertinggi PBNU.

“Intinya nanti Rais Aam dengan, bersama-sama dengan Ketua Umum akan membicarakan lebih lanjut apa yang akan kita lakukan ke depan,” katanya.

Pertemuan tersebut dihadiri sejumlah elite PBNU, antara lain Katib Aam PBNU M Nuh, Ketua PBNU KH Ahmad Fahrur Rozi, KH Ulil Abshar Abdalla, serta Mustasyar PBNU KH Anwar Manshur yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.