Akurat

Pemerintah Percepat Pembangunan Hunian Sementara untuk Korban Bencana Sumatera

Ahada Ramadhana | 15 Desember 2025, 12:59 WIB
Pemerintah Percepat Pembangunan Hunian Sementara untuk Korban Bencana Sumatera

AKURAT.CO Penanganan tanggap darurat bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Sumatra Barat, Aceh, dan Sumatra Utara terus berjalan. Saat ini, pemerintah tengah mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) untuk para masyarakat terdampak.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pratikno, menegaskan penanganan bencana dilakukan dengan mengerahkan seluruh kekuatan nasional, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga relawan di lapangan.

"Bencana ini ditangani oleh seluruh kekuatan nasional. Cakupannya sangat luas, di tiga provinsi. Tanggap darurat tetap berjalan, dan pada saat yang sama huntara harus segera disiapkan. Bahkan kalau bisa langsung menuju hunian tetap tentu akan lebih bagus," kata Pratikno, saat meninjau groundbreaking pembangunan huntara di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat, Senin (15/12/2025). 

Baca Juga: Pemulihan Bencana Aceh Disorot, Bantuan dan Infrastruktur Dicek Langsung

Dia pun mengapresiasi kesiapan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, yang telah menyiapkan lahan seluas sekitar 1,7 hektare untuk pembangunan huntara. Menurutnya, langkah tersebut menjadi contoh baik dalam percepatan menuju pemulihan pascabencana.

Lokasi yang disiapkan dinilai layak karena berada dekat dengan kampung asal warga, memiliki akses jalan yang baik, serta didukung ketersediaan air dan listrik.

"Biasanya masyarakat tidak ingin terlalu jauh dari tempat tinggal semula dan dekat dengan lokasi mata pencahariannya. Kita berkewajiban mencarikan tempat yang lebih aman dan layak. Di sini lokasinya sangat baik dan ini yang akan kita upayakan menjadi penyiapan huntara paling awal," jelasnya.

Dari sisi pendanaan, pembangunan huntara didukung Dana Siap Pakai (DSP) Kebencanaan yang siap digunakan. Tantangan utama terletak pada kesiapan lahan, yang harus memenuhi berbagai pertimbangan keamanan dan aksesibilitas fasilitas pendukung.

"Huntara ini menjadi tanggung jawab BNPB dalam masa tanggap darurat. Setelah itu, untuk hunian tetap akan ditangani oleh kementerian terkait. Yang penting sekarang, masyarakat segera pindah dari pengungsian ke tempat tinggal sementara yang aman dan layak," tegasnya.

Selain meninjau lokasi pembangunan huntara, Pratikno juga memastikan perbaikan akses jalan dan jembatan di wilayah terdampak agar jalur logistik tetap terbuka dan distribusi bantuan berjalan lancar.

Baca Juga: East x West Combat Sports Festival Usung Persatuan, Hasil Tiket untuk Korban Bencana Aceh–Sumatera

Dia menegaskan bahwa negara tidak hanya hadir pada saat masa darurat, tetapi juga terus mendampingi masyarakat dalam proses pemulihan hingga kehidupan kembali normal.

"Negara hadir bukan hanya saat darurat, tetapi juga dalam proses memulihkan kehidupan. Kita akan terus mendampingi masyarakat agar mereka bisa bangkit dan kembali menata hari esok dengan lebih kuat," ujarnya. 

Di lapangan, dia juga melihat langsung semangat gotong royong antara petugas dan warga di posko pengungsian. Kebersamaan tersebut menjadi modal sosial penting dalam menghadapi bencana sekaligus mempercepat pemulihan wilayah terdampak.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.