Pengajian Al-Hidayah Segera Kirim Bantuan ke Wilayah Terdampak Bencana di Sumatera

AKURAT.CO Ketua Komisi X DPR, Hetifah Sjaifudian, dikukuhkan menjadi Ketua DPP Pengajian Al-Hidayah, yang merupakan organisasi sayap Partai Golkar.
Kepengurusan baru untuk masa bakti 2025-2030 dikukuhkan secara langsung oleh Sri Suparni Bahlil, istri Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.
Pada kesempatan tersebut, Sri Suparni berharap jajaran pengurus Al-Hidayah bisa menjalankan tugas dengan baik selama lima tahun ke depan.
Baca Juga: Mendagri Instruksikan Segera Data dan Bangun Kembali Infrastruktur Terdampak Bencana Alam
"Selanjutnya, saya sebagai Ketua Dewan Penasihat DPP Pengajian Al-Hidayah mengharap kepada ketua umum dan jajaran yang baru saja dilantik tentunya bisa amanah dan istikomah dalam menjalankan tugas yang akan diemban selama lima tahun ke depan," ujarnya di Jakarta, Sabtu (29/11/2025).
Sri Suparni juga langsung memberikan tugas khusus kepada jajaran Al-Hidayah untuk membuat kegiatan sosial dengan memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
"Saya mengimbau kepada jajaran pengurus yang baru saja dilantik untuk kita sama-sama berempati. Merupakan program pertama yaitu kegiatan sosial, di mana pengurus yang baru dilantik untuk sama-sama berdonasi untuk sedikit membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah," jelasnya.
Baca Juga: Ratusan SPPG di Sumut Alihkan 340 Ribu Paket MBG untuk Korban Bencana
Menyambut arahan tersebut, Hetifah menegaskan bahwa pihaknya siap memberikan bantuan sosial ke wilayah terdampak bencana secepat mungkin.
Di sisi lain, Hetifah menegaskan bahwa dirinya siap membawa organisasi Al-Hidayah semakin maju dan modern.
"Insya Allah akan kami jalankan sesegera mungkin dan tentu saja secara jangka panjang selain giat-giat sosial. Kami pun juga ingin secara organisasi memperkuat diri menjadi organisasi yang bukan saja solid tapi juga lebih inklusif dan modern," ujarnya.
Sebagai bagian dari anggota masyarakat, Hetifah menegaskan bahwa Al-Hidayah juga memiliki tanggung jawab untuk membantu korban terdampak bencana alam di Sumatera.
Hetifah mengatakan, pihaknya segera mengindentifikasi bantuan apa saja yang betul-betul dibutuhkan, khususnya oleh para pengungsi.
"Insya Allah sedang kami identifikasi dan kami akan lakukan sebaik yang kami bisa sesuai dengan kemampuan maupun juga jaringan yang kami miliki," katanya.
Baca Juga: Pemerintah Kerahkan 11 Helikopter untuk Percepatan Penanganan Bencana di Sumatera
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








