Akurat

Mendagri Instruksikan Segera Data dan Bangun Kembali Infrastruktur Terdampak Bencana Alam

Ahada Ramadhana | 29 November 2025, 22:35 WIB
Mendagri Instruksikan Segera Data dan Bangun Kembali Infrastruktur Terdampak Bencana Alam

AKURAT.CO Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menginstruksikan kepala daerah untuk segera mendata infrastruktur jembatan yang rusak akibat bencana alam. Terutama yang banyak dimanfaatkan pelajar menuju sekolah.

Data tersebut dibutuhkan sebagai acuan pemerintah dalam melakukan perbaikan dalam penanganan dampak bencana.

"Presiden Prabowo Subianto telah memberikan atensi terhadap jembatan yang menjadi akses para siswa menuju sekolah," kata Mendagri saat meninjau sejumlah titik bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya, Aceh, Sabtu (29/11/2025).

Mendagri menyampaikan duka mendalam atas kejadian bencana alam yang melanda wilayah tersebut.

Baca Juga: Ratusan SPPG di Sumut Alihkan 340 Ribu Paket MBG untuk Korban Bencana

Dia memberikan atensi terhadap sejumlah infrastruktur publik yang rusak sekaligus perbaikan jaringan listrik.

Dengan ini, pemerintah pusat bersama pemerintah provinsi dan kabupaten terus bekerja cepat menangani dampak bencana serta memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Hal ini termasuk upaya memperbaiki jaringan listrik yang menjadi salah satu atensi pemerintah selain bantuan bahan pangan," ujar Mendagri.

Mendagri telah meninjau sejumlah wilayah terdampak bencana, termasuk lokasi pengungsian serta infrastruktur yang rusak.

Baca Juga: Instruksi Prabowo, Tim Natal Nasional Ikut Bantu Distribusi Bantuan ke Wilayah Terdampak Bencana di Sumatera Utara

Salah satunya adalah jembatan nasional yang terputus di Kabupaten Pidie Jaya. Jembatan tersebut menjadi penghubung antara Aceh dan Medan. Di sekitar jembatan tersebut juga terjadi longsor.

"Kita kali ini datang ke titik ini karena ini adalah infrastruktur yang sangat penting, yaitu jembatan nasional, jalan nasional yang menghubungkan Banda Aceh ke Medan. Dan kita lihat kondisi jembatan dalam keadaan roboh, terputus. Kemudian juga kiri kanan terjadi longsor," jelasnya.

Kondisi tersebut mengakibatkan gangguan transportasi dari Banda Aceh menuju Medan dan sebaliknya. Selain berdampak terhadap mobilitas masyarakat, kondisi ini juga menghambat distribusi barang.

"Kita berharap dengan semua kekuatan yang ada, yang sudah dikerahkan oleh pemerintah kabupaten, provinsi kemudian pemerintah pusat. Semuanya akan bergerak cepat untuk bisa memulihkan situasi dan juga membantu para korban yang terdampak," jelas Mendagri.

Baca Juga: Pemerintah Kerahkan 11 Helikopter untuk Percepatan Penanganan Bencana di Sumatera

Sementara itu, Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, menyampaikan apresiasi kepada Mendagri dan jajaran pemerintah yang telah hadir dan memberikan dukungan langsung.

Ia menegaskan bahwa situasi di lapangan membutuhkan percepatan penanganan, terutama pada Jembatan Meureudu yang menjadi bagian jalur lintas nasional.

"Ini juga perlu mendapat perhatian dari pemerintah pusat supaya ini bisa langsung ditangani karena juga akan mempengaruhi kepada perekonomian masyarakat yang ada di sekitarnya," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Mendagri juga menyerahkan bantuan kepada para pengungsi. Bantuan berisi di antaranya air mineral, susu bayi, pakaian hingga perlengkapan salat.

Baca Juga: Prabowo Panjatkan Doa untuk Korban Bencana Sumatera: Semoga Mereka Selalu Dilindungi

Mendagri turut berdialog dengan masyarakat sekaligus menyerap berbagai aspirasi kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
W
Editor
Wahyu SK