Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!

AKURAT.CO Tokoh Partai Reformasi Britania Raya (Reform UK) Robert Jenrick mengecam pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut dirinya ingin melihat Irlandia bersatu dan mengatakan reunifikasi Irlandia pada akhirnya akan terjadi.
Jenrick menilai Trump seharusnya tidak ikut campur dalam persoalan politik Inggris, terutama menyangkut masa depan Irlandia Utara yang hingga kini merupakan bagian dari Britania Raya.
Berbicara dalam program Sunday Morning di Sky News, Jenrick mengatakan Trump keliru mengenai isu tersebut.
“Jika yang Anda maksud adalah apa yang dia katakan tentang Irlandia, dia sepenuhnya salah,” kata Jenrick.
Jenrick menegaskan Reform UK merupakan partai unionis yang mendukung keutuhan Britania Raya.
“Kami adalah partai unionis. Petunjuknya ada pada nama kami, Reform UK, dan kami akan selalu mendukung persatuan,” ujarnya.
Menurut Jenrick, Trump tidak semestinya memberikan pandangan mengenai persoalan politik domestik Inggris.
“Kami sangat tidak setuju dengan Donald Trump mengenai hal ini. Dia seharusnya tidak ikut campur dalam politik Inggris. Perbatasan kami adalah perbatasan kami. Reform akan selalu membela Britania Raya,” kata Jenrick.
Trump Ingin Irlandia Bersatu
Pernyataan Jenrick muncul setelah Trump berbicara mengenai kemungkinan reunifikasi Irlandia dalam kunjungannya ke Dublin pada Sabtu.
Saat duduk berdampingan dengan Taoiseach Micheál Martin, Trump mengatakan dirinya ingin melihat Irlandia bersatu.
“Saya ingin melihatnya bersatu,” kata Trump.
Trump mengaku memiliki teman dari kedua sisi persoalan tersebut. Menurutnya, reunifikasi Irlandia pada akhirnya akan terjadi dan bahkan mengatakan proses tersebut “mungkin sebaiknya terjadi sekarang”.
“Menurut saya, pada akhirnya itu akan terjadi. Mungkin sebaiknya terjadi sekarang,” ujar Trump.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 8Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







