Audit Internal Menguak Dugaan TPPU Rp100 Miliar, Syuriyah PBNU Tegaskan Itu Jadi Alasan Pemecatan Gus Yahya

AKURAT.CO Katib Syuriyah PBNU KH Sarmidi Husna akhirnya angkat bicara soal dokumen audit internal yang mengungkap dugaan penyimpangan keuangan organisasi, termasuk indikasi tindak pidana pencucian uang (TPPU) senilai Rp100 miliar.
Ia menyatakan bahwa temuan itu memang benar adanya dan menjadi bagian dari alasan pemberhentian KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) dari jabatan Ketua Umum PBNU.
“Itu salah satu alasan. Kan ada alasan-alasan tuh, poin 1,2,3, nah itu kan alasan. Itu masuk poin 3, soal tata kelola keuangan,” kata Sarmidi kepada wartawan di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (27/11/2025).
Ia menjelaskan bahwa karena persoalan tersebut masuk dalam kategori tata kelola keuangan, PBNU tidak dapat membuka detail temuan secara lengkap.
“Itu masuk poin 3 sehingga kami tidak bisa membuat secara detail itu, saya kira paham ya,” ujarnya menambahkan.
Meski audit semestinya hanya menjadi konsumsi internal organisasi, Sarmidi mengakui dirinya tidak mengetahui bagaimana dokumen tersebut bisa menyebar dan menjadi viral di media massa maupun media sosial.
Baca Juga: Wasekjen PBNU Beberkan Dugaan Sabotase Sistem Digdaya dalam Polemik Surat Pemberhentian Gus Yahya
“Soal audit ini memang sebenarnya itu adalah konsumsi internal. Tapi saya nggak tau ko tiba-tiba itu bisa viral, bisa nyebar di media massa, media sosial,” jelas Sarmidi.
Ia juga membenarkan bahwa temuan aliran dana seperti yang diberitakan memang sesuai dengan data yang dimiliki PBNU, meskipun mereka tetap belum dapat memaparkan rinciannya kepada publik.
“Itu kalau kami melihat data yang ada, itu benar, benar adanya ada aliran yang masuk itu. Tapi secara rinci kami memang tidak bisa menjelaskan secara rinci depan panjenengan semua. Saya kira sudah dapat dipahami,” tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit








