Akurat

Permintaan Pekerja di Turki Melonjak, Wamen P2MI Minta Kesiapan dan Perlindungan PMI Diperkuat

Ahada Ramadhana | 20 November 2025, 19:46 WIB
Permintaan Pekerja di Turki Melonjak, Wamen P2MI Minta Kesiapan dan Perlindungan PMI Diperkuat

AKURAT.CO Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Christina Aryani, mencatat permintaan tenaga kerja di Turki meningkat. Dia ingin memastikan peluang besar ini diikuti dengan kesiapan kompetensi dan perlindungan menyeluruh bagi pekerja migran Indonesia (PMI). 

Hal ini diungkapkan dalam dialog bersama Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI), yang mewakili kerja sama dengan enam agensi di Turki, dengan total job order terverifikasi sebanyak 10.925 orang. 

"Permintaan kerja dari Turki meningkat, dan ini peluang besar. Namun setiap penempatan harus memastikan pekerja kita paham kontrak, kompetensinya tepat, dan keberangkatannya sesuai jadwal. Itu yang akan terus kita kawal bersama," kata Christina, Kamis (20/11/2025). 

Baca Juga: Pengusaha Bakso di Korsel Akui Pemerintahan Prabowo Permudah Pekerja Migran

Dia menekankan kepada P3MI, untuk memastikan calon pekerja migran memahami secara jelas durasi kontrak kerja yang bersifat musiman (seasonal) atau maksimal delapan bulan, terlepas dari durasi visa yang berlaku hingga satu tahun.

Dia juga mengingatkan seluruh pekerja migran yang telah mendapatkan persetujuan job order, wajib tiba di Turki sebelum April 2026, mengingat musim kerja sektor pariwisata berlangsung dari April hingga November. 

"Penempatan musiman ke Turki ini harus dipastikan berjalan tepat waktu dan sesuai ketentuan. Pekerja migran kita harus memahami betul kontrak, hak, dan kewajibannya sebelum berangkat," jelasnya. 

Baca Juga: Pekerja Migran Kerap Jadi Korban Penipuan Online, Puan: Lapangan Kerja Dalam Negeri Belum Memadai

Berdasarkan data Kementerian Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial Turkiye, Indonesia merupakan negara penyumbang pekerja asing terbesar ke-7, dengan 8.930 izin kerja baru pada 2024, atau naik 59,26 persen dibanding tahun sebelumnya. 

Sementara data KBRI Ankara mencatat hingga 25 Oktober 2025, telah menerima 30.870 demand letter, dengan 16.415 di antaranya telah disetujui dan 14.455 lainnya sedang diverifikasi dan ditargetkan rampung pada November 2025. 

Adapun permintaan terbesar berasal dari sektor pariwisata dan perhotelan, dengan profesi waiter, kitchen helper, house keeping, spa therapist, cook, hingga general hotel worker serta sektor agrikultur. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.