Minim SPPG Higienis, PDIP Usul Dapur MBG Langsung di Sekolah

AKURAT.CO Fraksi PDIP DPR menyoroti minimnya Satuan Penyedia Pangan Gizi (SPPG) yang memiliki lisensi higienis dan sanitasi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ketua Badan Anggaran DPR Fraksi PDIP, Said Abdullah, memaparkan dari 5.823 SPPG yang ada, hanya 34 yang mengantongi sertifikat layak.
“Dari 5.823 itu, yang punya lisensi sertifikat higienis dan sanitasi hanya 34 SPPG. Istilahnya, dapur MBG cuma 34 dapur,” kata Said di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (29/9/2025).
Said menilai beban SPPG terlalu berat jika harus melayani hingga 3.000 anak sekaligus.
Menurutnya, idealnya satu SPPG hanya menangani sekitar 1.000 anak agar rantai distribusi lebih pendek dan kualitas makanan tetap terjaga.
Baca Juga: DPR Dukung Penuh Pembentukan Tim Independen Pencari Fakta Soal Kerusuhan Agustus
“Kalau sampai 3.000, saya tidak yakin SPPG tanpa fasilitas penyimpanan memadai bisa mengelolanya. Belanja harian untuk jumlah sebesar itu, Wallahi, tidak akan mampu,” ujarnya.
Sebagai alternatif, Said mengusulkan pemerintah membangun dapur MBG langsung di sekolah.
Dengan begitu, kantin sekolah dapat direhabilitasi, diperbaiki sanitasinya, dan cakupan layanan terbatas untuk sekolah tersebut.
“Itu akan lebih luar biasa. Dan insyaallah anggarannya cukup, sangat cukup,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










