Akurat

Harus Ada Solusi Permanen Atasi Ketidaksinkronan Mitigasi Banjir di Bekasi

Mukodah | 1 September 2025, 12:35 WIB
Harus Ada Solusi Permanen Atasi Ketidaksinkronan Mitigasi Banjir di Bekasi

AKURAT.CO Anggota Komisi V DPR, Hamka B. Kady, menegaskan perlunya solusi permanen menangani banjir yang tiap tahun melanda Kota Bekasi, khususnya di sekitar aliran Kali Bekasi.

Hal itu disampaikannya usai meninjau progres pembangunan Bendungan Kali Bekasi bersama jajaran Kementerian PU di Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis (28/8/2025).

"Setiap tahun masalahnya sama, banjir tidak pernah ada penyelesaian. Oleh karena itu, kami ingin mengetahui apa yang sebenarnya harus dilakukan, jangan lagi ada solusi tambal sulam," ujar Hamka.

Baca Juga: Dari Bekasi Menerangi Nusantara: Warisan KH. Noer Alie dan Misi Pendidikan Attaqwa

Menurutnya, salah satu faktor yang memperparah banjir adalah pembangunan perumahan baru yang tidak sinkron dengan perencanaan tata ruang dan sistem irigasi sungai.

Hamka menyoroti kawasan perumahan di Vilanusa Indah yang kerap terdampak banjir akibat tidak terintegrasinya pembangunan dengan alur air Kali Bekasi.

"Harus dipikirkan lebih jauh. Kalau memang butuh investasi besar ya harus dilakukan karena ini sungai besar dan cuaca semakin tidak menentu," kata politisi Partai Golkar itu.

Baca Juga: Pramono Tawarkan Bantuan Pompa Penyedot Air Tangani Banjir di Banten dan Bekasi

Diketahui, Komisi V DPR menerima penjelasan dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung-Cisadane terkait rencana revitalisasi dan normalisasi aliran Kali Bekasi.

Salah satunya proyek kerja sama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) yang akan menggali dan menambah saluran-saluran tersumbat di sepanjang sungai.

Hamka berharap program tersebut segera direalisasikan agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat.

Baca Juga: Transjabodetabek Bekasi-Dukuh Atas Diresmikan, Tarifnya Hanya Rp3.500

"Kunjungan ini untuk mendorong pemerintah mencari solusi terbaik. Kalau ada keinginan dan anggaran disiapkan, saya yakin itu bisa dilakukan dengan baik," katanya.

Dirinya juga pun menekankan pentingnya kolaborasi lintas daerah dan kementerian dalam mengatasi banjir Bekasi.

Menurutnya, koordinasi pemerintah daerah dengan Kementerian PU mutlak dilakukan, terutama terkait pembangunan perumahan di bantaran sungai.

Baca Juga: Jadwal Lengkap KRL Jabodetabek 2025: Rute Favorit dari Bogor, Bekasi, hingga Tangerang

"Biasanya perumahan berdiri di bantaran sungai. Seharusnya ada koordinasi agar aliran pembuangan air benar-benar bisa mengurangi debit sungai saat musim hujan," pungkas Hamka.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK