Akurat

Besok, 10.000 Buruh Akan Unjuk Rasa di DPR hingga Istana Negara

Ahada Ramadhana | 27 Agustus 2025, 20:31 WIB
Besok, 10.000 Buruh Akan Unjuk Rasa di DPR hingga Istana Negara

AKURAT.CO Sekitar 10 ribu buruh akan berunjuk rasa di Istana Kepresidenan dan DPR RI besok, Kamis (28/8/2025). Para buruh tersebut berasal dari berbagai daerah, seperti Bogor, Bekasi, Depok, Tangerang, Karawang. 

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) yang juga Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menyerukan kepada seluruh buruh yang juga anggota KSPI, Koalisi Serikat Pekerja, dan juga partai buruh untuk tetap melakukan aksi damai dan juga tertib.

"Harus damai tertib tidak ada kerusuhan tidak ada kekerasan kita ingin berjuang secara suci dan anti kekerasan anti membully," kata dia dalam keterangannya yang disiarkan pada akun partai buruh, dikutip Rabu (27/8/2025).

Baca Juga: Demo 28 Agustus 2025: Ratusan Ribu Buruh Turun ke Jalan, Ini Isi Tuntutannya

Selain di Jabodetabek dan sekitarnya, aksi juga akan dilakukan di berbagai provinsi Serang, Banten, Bandung, Semarang, Jawa Tengah, Surabaya, Timur, Sumatera Utara, Banda Aceh, Aceh, Batam, Kepulauan Riau, Bandar Lampung, Lampung, Banjarmasin Kalimantan Selatan, Pontianak - Kalimantan Barat, Samarinda, Kalimantan Timur, Makassar - Sulawesi Selatan, Gorontalo, dan provinsi serta kota lainnya.

Berikut tuntutan massa buruh:

1.⁠ ⁠Hapus Outsourcing dan Tolak Upah Murah
2.⁠ ⁠Stop PHK: Bentuk Satgas PHK
3.⁠ ⁠Reformasi Pajak Perburuhan: Naikkan PTKP menjadi Rp 7,5 juta/bulan, hapus pajak pesangon, hapus pajak THR, hapus pajak JHT, hapus diskriminasi pajak perempuan menikah
4.⁠ ⁠Sahkan Rancangan Undang-undang Ketenagakerjaan tanpa Omnibus Law
5.⁠ ⁠Sahkan RUU Perampasan Aset: Berantas Korupsi
6.⁠ ⁠Revisi RUU Pemilu: Redesain Sistem Pemilu 2029.

Baca Juga: DPR: Demo Itu Hak, Tapi Jangan Korbankan Stabilitas Investasi

Said Iqbal menegaskan bahwa aksi besok merupakan gerakan aksi buruh. Untuk itu, dia berharap tidak ada pihak yang ingin 'mengganggu'.

"Bagi kelompok lain bertujuan ingin mengganggu bahkan melakukan kekerasan dalam aksi 28 Agustus kami mohon jangan bergabung aksi buruh ini," ucapnya.

"Ini murni aksi buruh ini murni gerakan buruh kawan-kawan anarko mencoba untuk mengganggu mengganggu aksi buruh kami akan melawan kekuatan yang anda lakukan," tegasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.