Akurat

Apa Dampak Perang Thailand-Kamboja Bagi Indonesia? Ancam Sektor Ekonomi hingga Diplomasi

Shalli Syartiqa | 28 Juli 2025, 18:30 WIB
Apa Dampak Perang Thailand-Kamboja Bagi Indonesia? Ancam Sektor Ekonomi hingga Diplomasi

AKURAT.CO Ketegangan antara Thailand dan Kamboja kembali memuncak dalam perang yang dipicu oleh sengketa perbatasan kedua negara, yang sudah berlangsung selama beberapa dekade.​

Konflik ini melibatkan pertempuran militer di wilayah yang disengketakan, terutama di sekitar kuil Hindu kuno Ta Moan Thom dan Preah Vihear yang menjadi pusat perebutan kedaulatan

Sebab itu, perang antara Thailand dan Kamboja menimbulkan dampak yang signifikan bagi Indonesia, terutama dalam aspek ekonomi, sosial, dan geopolitik.​

Dampak Perang Thailand-Kamboja Bagi Indonesia

Dampak Ekonomi

Konflik ini mengganggu rantai pasok industri Indonesia, terutama sektor otomotif dan elektronik yang sangat bergantung pada komponen impor dari Thailand.

Gangguan pengiriman suku cadang akibat perang dapat menyebabkan peningkatan biaya logistik dan keterlambatan produksi, yang berpotensi memicu pemutusan hubungan kerja (PHK) massal dan penurunan pendapatan masyarakat.

Selain itu, konflik ini dapat memengaruhi operasi situs judi online yang berkantor pusat di Kamboja dan menjangkau pasar Indonesia.

Jika perang terus berlanjut, aktivitas perjudian online tersebut kemungkinan akan menurun, memberikan dampak positif tidak langsung bagi masyarakat Indonesia.

Peluang di Sektor Pariwisata

Perang ini juga membuka peluang bagi sektor pariwisata Indonesia.

Thailand selama ini menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan mancanegara, namun dengan adanya konflik, para wisatawan diperkirakan akan menghindari Thailand dan beralih ke destinasi alternatif yang lebih aman, seperti Bali.

Bali dipandang sebagai alternatif utama dengan tingkat okupansi hotel yang telah mencapai 58 persen dan bandara internasional yang siap menerima tambahan wisatawan, ditandai dengan data pergerakan penumpang internasional yang mencapai 7,2 juta pada semester pertama tahun 2025.

Aspek Keamanan dan Diplomasi

Meskipun Indonesia tidak terdampak langsung secara fisik, konflik ini menimbulkan keprihatinan terkait stabilitas kawasan ASEAN dan keamanan warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal atau berada di wilayah terdampak.

Pemerintah Indonesia aktif memantau situasi dan mengimbau WNI untuk menjaga kewaspadaan serta menghindari wilayah konflik.

Selain itu, anggota DPR dan pakar menilai Indonesia perlu mendorong penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi, baik secara bilateral maupun melalui ASEAN, untuk menjaga stabilitas regional yang merupakan aset strategis bagi pembangunan nasional dan keamanan negara.

Tantangan Geopolitik

Konflik Thailand-Kamboja juga menyoroti kelemahan ASEAN dalam menangani konflik internal di wilayahnya sendiri.

Posisi geografis dan peran Indonesia dalam konflik menjadi sensitif, karena potensi penyelundupan senjata atau pengungsi lewat wilayah Indonesia dapat terjadi tanpa pengawasan ketat, yang bisa berdampak pada persepsi netralitas Indonesia di kawasan.

Dampak perang antara Thailand dan Kamboja bagi Indonesia sangat beragam, mulai dari potensi gangguan ekonomi di sektor manufaktur hingga peluang peningkatan kunjungan wisatawan.

Meski belum terjadi dampak langsung yang masif, kewaspadaan pemerintah dan keterlibatan aktif dalam diplomasi menjadi kunci untuk mengantisipasi implikasi jangka panjang konflik ini bagi stabilitas dan kesejahteraan Indonesia.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.