Akurat

Kemendes PDT Luncurkan IVEF 2025, Dorong Transformasi Ekonomi Desa yang Inklusif

Siti Nur Azzura | 22 Juli 2025, 18:34 WIB
Kemendes PDT Luncurkan IVEF 2025, Dorong Transformasi Ekonomi Desa yang Inklusif

AKURAT.CO Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) meluncurkan Indonesia Village Expo & Forum (IVEF) 2025, sebuah inisiatif strategis untuk mendorong transformasi ekonomi desa secara inklusif dan berkelanjutan.

Peluncuran ini menandai dimulainya rangkaian kegiatan promosi potensi desa, serta kolaborasi pembangunan lintas sektor yang akan mencapai puncaknya pada pameran berskala nasional, di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), Tangerang, pada 5–8 November 2025.

Direktur Jenderal Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal, Samsul Widodo, menyampaikan pentingnya IVEF sebagai forum tahunan yang dapat menjadi ajang tetap dalam memamerkan capaian pembangunan desa. Sekaligus, memperluas promosi produk dan praktik unggulan desa ke pasar nasional maupun global.

Baca Juga: Koperasi Merah Putih, Wujud Ekonomi Pancasila dari Desa

"Setelah 10 tahun berdiri, Kementerian Desa belum memiliki forum tetap untuk memamerkan capaian pembangunan desa. IVEF diharapkan menjadi ruang inovasi, kolaborasi, dan promosi lintas sektor untuk kemajuan desa," ujar Samsul, di Operation Room Gedung Kemendes PDTT, Jakarta, Selasa (22/7/2025).

Dia juga menyoroti potensi ekonomi desa yang belum tergarap optimal, termasuk pemanfaatan dana desa yang sejak 2015 hingga 2025 telah mencapai Rp680 triliun, serta peluang dari program ketahanan pangan dan makan bergizi gratis yang mayoritas menyasar anak-anak desa.

Sementara itu, Founder PT Expo Asia Global Net, Jeffrey Eugene Y., menyampaikan bahwa IVEF dirancang bukan sekadar sebagai pameran, melainkan sebagai platform bisnis dan interaksi multipihak.

"Kami ingin menghadirkan seluruh pemangku kepentingan: pemerintah, pelaku usaha, mitra pembangunan, dan komunitas internasional untuk membangun ekosistem desa yang tangguh dan berkelanjutan," ujar Jeffrey.

Mengusung tema 'Penguatan Ekonomi Desa Maju Menuju Indonesia Emas 2045', IVEF 2025 merupakan bagian dari implementasi 12 Rencana Aksi Strategis Kemendes PDT, mencakup program-program prioritas seperti Desa Wisata, Digitalisasi Desa, Energi Terbarukan, Desa Ekspor, Air Bersih, serta penguatan peran BUMDes dan Koperasi Merah Putih.

Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) sekaligus Bupati Lahat, H. Bursah Zarnubi, menegaskan pentingnya menjadikan pembangunan desa sebagai prioritas dalam agenda pembangunan nasional.

"Saatnya kita kembalikan pembangunan ke akar, yaitu dari desa. Desa adalah fondasi utama pemerataan dan kemajuan Indonesia," tegasnya.

Baca Juga: Kopdes Merah Putih Bisa Tingkatkan Pergerakan Desa Wisata

IVEF 2025 akan berlangsung selama empat hari dan diisi dengan berbagai kegiatan. Di antaranya, pameran produk unggulan desa dari seluruh Indonesia; Diskusi panel dan talkshow tematik; Pelatihan digitalisasi desa; Business matching dan jejaring investasi; dan Pertunjukan budaya nusantara.

Acara ini terbuka untuk umum dan diharapkan dihadiri ribuan peserta secara langsung maupun daring. Kehadiran para pelaku desa inspiratif, seperti Jeihan dan Gercidina Nadya, serta dukungan asosiasi seperti APDESI dan Forum BUMDes, memperkaya substansi kegiatan.

IVEF 2025 diharapkan menjadi titik temu strategis antar pemangku kepentingan, dalam mendorong transformasi desa menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi nasional menuju visi Indonesia Emas 2045.

Kegiatan ini juga merupakan implementasi nyata dari butir ke-6 Asta Cita Presiden Republik Indonesia, yakni membangun dari desa sebagai pondasi pertumbuhan dan pemerataan ekonomi nasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.