Akurat

Diresmikan Besok, 103 Kopdes Merah Putih Akan Jadi Model Percontohan

Siti Nur Azzura | 20 Juli 2025, 16:41 WIB
Diresmikan Besok, 103 Kopdes Merah Putih Akan Jadi Model Percontohan

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, akan meresmikan 80.068 Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih, pada Senin (21/7/2025). Nantinya, 103 unit koperasi di antaranya akan menjadi model percontohan ke depan, yang diharapkan bisnisnya dapat beroperasi penuh pada 28 Oktober 2025.

"Sebanyak 103 Kopdes Merah Putih ini akan dilihat operasionalisasinya. (Kopdes Merah Putih) yang lain persiapannya bertahap. Ini dilakukan untuk memastikan bukan hanya berdiri dan beroperasi, tapi Kopdes Merah Putih bisa memberi manfaat optimal bagi masyarakat,” kata Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Adita Irawati, melalui keterangan tertulisnya, Minggu (20/7/2025).

Adita mengatakan, Kopdes Merah Putih dioperasikan melalui pendekatan yang inklusif, modern, dan berbasis gotong-royong. Hal ini diharapkan bisa memperkuat ekonomi desa, meningkatkan ketahanan pangan, dan ujungnya mengurangi kemiskinan.

Baca Juga: Besok Diresmikan Prabowo, Menko Zulhas Cek Kesiapan Kopdes Merah Putih di Klaten

Kopdes Merah Putih dikembangkan melalui tiga pendekatan utama, yaitu membangun koperasi baru, mengembangkan koperasi yang sudah ada, dan merevitalisasi koperasi.

Secara kelembagaan, Kopdes Merah Putih terdiri dari kantor, gerai sembako, unit simpan pinjam, klinik dan apotek desa, cold storage, dan distribusi logistik. "Fasilitas yang terdapat di Kopdes Merah Putih diharapkan bisa mempermudah masyarakat mengakses kebutuhan pokok yang lebih terjangkau," ujarnya.

Kehadiran Kopdes Merah Putih juga diharapkan bisa menghilangkan pinjaman online ilegal, tengkulak dan rentenir yang selama ini menjerat masyarakat desa.

Kopdes Merah Putih mengedepankan kemakmuran dan kesejahteraan petani, karena menjadi tempat menampung hasil produksi pertanian secara langsung, tanpa melewati panjangnya rantai pasok yang selama ini menekan keuntungan petani.

Rantai pasok yang singkat juga menekan pergerakan tengkulak dan menguntungkan konsumen yang bisa mendapatkan harga yang lebih terjangkau.

"Masyarakat juga bisa meminjam modal dengan mudah tanpa melalui rentenir. Layanan kesehatan akan lebih dekat. Hasil tani dan laut bisa disimpan di tempat yang aman. Distribusi logistik juga berjalan lancar," pungkas Adita.

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Administasi Hukum Umum (Ditjen AHU) Kementerian Hukum (Kemenkum) sudah mengesahkan 80.068 Badan Usaha Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Baca Juga: Kopdes Merah Putih, Motor Prabowo Ciptakan Pemerataan dan Gerakkan Ekonomi Desa

Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, pun mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam prosee pengesahan tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini tidak terlepas dari usaha kolektif di bawah kepemimpinan Kementerian Koordinator Bidang Pangan.

"Beberapa hari menjelang peresmian Koperasi Merah Putih oleh Presiden, Kemenkum melalui Direktorat Jenderal Administasi Hukum Umum (Ditjen AHU) sudah mengesahkan lebih dari 80 ribu atau tepatnya 80.068 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih," kata Supratman dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (19/7/2025).

"Ini adalah bentuk kolaborasi yang dipimpin Kemenko Pangan dan dibantu berbagai instansi lainnya seperti Kemendagri, Kementrian Koperasi, Kepolisian, TNI/Polri dan Pemda setempat," lanjutnya.

Rencananya, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tersebut akan diluncurkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin (21/7) mendatang, di Klaten, Jawa Tengah.

Pendirian koperasi merah putih ini, adalah salah satu bagian dari mewujudkan program Astacita Presiden Prabowo untuk mendorong pemerataan dan penguatan ekonomi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.