AJI Buka Beasiswa Liputan Rp10 Juta untuk Jurnalis, Ini Cara Daftarnya

AKURAT.CO Aliansi Jurnalis Independen (AJI) bersama United Nations Development Programme (UNDP) membuka kesempatan emas bagi para jurnalis Indonesia.
Dengan dukungan dari Uni Eropa, program ini menawarkan pelatihan intensif dan beasiswa liputan sebesar Rp10 juta kepada jurnalis terpilih untuk melaporkan isu bisnis dan hak asasi manusia (HAM) secara mendalam.
Program ini tidak hanya meningkatkan kapasitas jurnalistik seorang jurnalis tetapi juga mendorong pelaporan yang bertanggung jawab terhadap isu sosial, ekonomi dan lingkungan yang berdampak luas bagi masyarakat.
Baca Juga: IJTI: Jangan Kriminalisasi Jurnalis di Balik Dalih Pemberantasan Korupsi
Mengapa Program Ini Penting untuk Jurnalis?
Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang cepat menghadirkan tantangan baru di sektor HAM dan lingkungan akibat aktivitas bisnis.
Dalam konteks ini, jurnalisme mendalam berperan penting dalam mengungkap fakta, praktik buruk hingga mendorong praktik bisnis yang bertanggung jawab.
Melalui pelatihan ini, peserta akan dibekali pengetahuan jurnalistik yang komprehensif serta etika pelaporan yang mengedepankan perspektif HAM.
Baca Juga: Wawancara Eksklusif dengan 7 Jurnalis, Prabowo Dinilai Terbuka terhadap Kritik
Pelatihan dan Jadwal
Waktu: Jumat-Minggu, 18-20 Juli 2025
Pukul: 09.00-17.00 WIB
Tempat: Jakarta (lokasi diumumkan kemudian)
Format: Pelatihan luring (offline) selama tiga hari.
Sebanyak 20 jurnalis akan dipilih untuk mengikuti pelatihan dan setiap peserta berhak mendapatkan beasiswa liputan senilai Rp10 juta serta pendampingan dari mentor profesional AJI.
Baca Juga: Ajudan Kapolri Pukul Kepala Jurnalis di Semarang, Polri: Kami Akan Selidiki
Kriteria Peserta yang Dicari
Program ini terbuka untuk jurnalis dari semua platform media di Indonesia yang telah memiliki pengalaman kerja minimal dua tahun.
Adapun kriteria khusus meliputi:
1. Pernah meliput isu terkait bisnis, HAM atau lingkungan.
2. Memiliki ide liputan seputar topik seperti Strategi Nasional Bisnis dan HAM (NS-BHR).
3. Strategi dan Rencana Aksi Keanekaragaman Hayati Indonesia (IBSAP).
4. Kesetaraan upah dan gender, pelestarian lingkungan, keterlibatan komunitas lokal.
5. Praktik bisnis yang bertanggung jawab.
6. Jurnalis perempuan dan jurnalis muda sangat dianjurkan mendaftar.
7. Bersedia mengikuti seluruh pelatihan secara luring dari awal hingga akhir.
Baca Juga: Teror Kantor Tempo, Komnas HAM Tegaskan Jurnalis Harus Dilindungi Negara
Manfaat yang Didapat
Peserta pelatihan akan memperoleh:
1. Pemahaman mendalam tentang keterkaitan bisnis dan HAM.
2. Dukungan dalam memproduksi satu laporan jurnalistik berkualitas pascapelatihan.
3. Beasiswa liputan sebesar Rp10 juta untuk riset dan peliputan.
4. Pendampingan mentor dari AJI yang profesional.
5. Kesempatan memperluas jaringan profesional di bidang jurnalisme, HAM dan pembangunan berkelanjutan.
Baca Juga: LPSK Siap Beri Perlindungan terhadap Jurnalis yang Kena Intimidasi
Cara Daftar Program Pelatihan dan Beasiswa Liputan AJI
Mengutip laman AJI, bagi Jurnalis yang berminat dapat mengisi formulir pendaftaran secara online melalui tautan https://bit.ly/pelatihanbisnisham.
Batas akhir pendaftaran Sabtu, 6 Juli 2025 pukul 17.00 WIB
Atau bisa mengirimkan email ke onlinecourse@ajiindonesia.or.id dengan subjek Pelatihan AJI - UNDP
Program ini bukan sekadar pelatihan biasa tetapi merupakan peluang strategis bagi jurnalis yang ingin berkontribusi pada perubahan sosial melalui pelaporan yang mendalam dan berdampak.
Jika Anda seorang jurnalis yang peduli pada isu HAM, lingkungan dan tanggung jawab korporat, jangan lewatkan kesempatan langka ini.
Baca Juga: Perdalam Pemahaman Jurnalis tentang Praktik Keberlanjutan, Pegadaian Gelar Workshop ESG
Laporan: Bayu Aji Pamungkas/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









