Efisiensi dan Diplomasi Indonesia-Arab Saudi Jadi Kunci Turunnya Biaya Haji 2025

AKURAT.CO Wakil Ketua DPR RI, Adies Kadir, menegaskan, penurunan biaya haji tahun 2025 bukan hasil dari pemangkasan anggaran semata. Melainkan, buah dari efisiensi tata kelola dan diplomasi yang kuat antara Pemerintah Indonesia dengan Arab Saudi.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu menyebut, berbagai langkah strategis seperti perbaikan sistem distribusi logistik serta pemanfaatan teknologi informasi telah memberikan dampak positif, baik dari sisi biaya maupun kualitas pelayanan kepada jemaah haji.
"Kementerian Agama berhasil menjaga keseimbangan antara efisiensi dan pelayanan. Ini bisa menjadi model ke depan," ujar Adies usai meninjau pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi, Minggu (1/6/2025).
Baca Juga: DPR Minta Maskapai Penerbangan Beri Layanan Terbaik untuk Jemaah Haji Indonesia
Dia menilai, langkah efisiensi yang dilakukan pemerintah tidak mengorbankan hak-hak dan kenyamanan jemaah. Justru menurutnya, pelayanan haji tahun ini menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
Meski demikian, dia tidak menutup mata terhadap beberapa persoalan teknis yang masih harus dibenahi. Salah satunya, terkait distribusi kartu Nusuk yang digunakan untuk mengakses berbagai layanan selama ibadah haji.
"Berdasarkan informasi yang kami peroleh, sampai saat ini masih ada sekitar 8.900 jemaah dari total 221.639 yang belum menerima kartu Nusuk. Walaupun begitu, progresnya masih akan terus berjalan," ungkapnya.
DPR RI optimis bahwa persoalan tersebut bisa segera diselesaikan sebelum puncak pelaksanaan ibadah haji. Dia memastikan seluruh pihak, baik pemerintah maupun DPR, terus bekerja agar jemaah bisa melaksanakan ibadah dengan tenang dan nyaman.
"Kami percaya semuanya bisa selesai sebelum puncak haji. Saat ini, pemerintah hadir, DPR mengawasi, dan kami semua bekerja untuk memastikan jemaah bisa beribadah," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









