Akurat

Pemerintah Bakal Bangun Klinik dan Apotek Desa Lewat Kopdes Merah Putih

Ahada Ramadhana | 24 Mei 2025, 17:50 WIB
Pemerintah Bakal Bangun Klinik dan Apotek Desa Lewat Kopdes Merah Putih

AKURAT.CO Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan, bersinergi dalam pembangunan dan pembentukan koperasi desa (kopdes) merah putih.

Nantinya, pemerintah melakukan pembinaan, pendampingan, dan fasilitasi termasuk penetapan kebijakan penyelenggaraan koperasi desa/kelurahan merah putih dalam pembentukan klinik dan apotek desa/kelurahan.

Menko Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), mengatakan pembentukan klinik dan apotek desa/kelurahan merah putih ini sebagai bagian dari unit bisnis koperasi desa/kelurahan merah putih. Ini menjadi alah satu upaya untuk memperkuat perekonomian desa, dan meningkatkan akses pelayanan kesehatan masyarakat.

Baca Juga: Kopdes Merah Putih Harus Sejahterakan Masyarakat, Bima Arya: Jangan Hanya Pengurus

"Sudah ada 30 ribuan Poskesdes tinggal diintegrasikan dengan Kopdes Merah Putih. Ada lagi 20 ribu Pustu (Puskesmas pembantu). Kalau digabung 50 ribu desa sudah punya (layanan kesehatan)," kata Zulhas, dikutip Sabtu (24/5/2025).

Sistem pelayanan di klinik desa akan menyediakan berbagai layanan kesehatan berbasis siklus hidup, seperti skrining dan edukasi kesehatan, vaksinasi/imunisasi, pengobatan terbatas serta laboratorium dengan tes cepat.

Dia mengatakan, upaya kesehatan yang dilakukan tidak terbatas pada layanan yang bersifat kuratif, namun juga promotif dan preventif. Melalui klinik desa ini, akan dilakukan juga kegiatan pemberdayaan di bidang kesehatan serta pelayanan pengembangan.

"Di satu sisi, apotek desa akan menjalankan pelayanan standar meliputi pengelolaan serta pelayanan klinis, dengan memberikan konsultasi ataupun pemberian obat terkait obat-obat program seperti HIV, TB, Malaria dan program lainnya," ucapnya.

Baca Juga: Menko Zulhas Dorong Percepatan Pembentukan Kopdes Merah Putih di Kalteng

Selain itu, apotek desa dapat melakukan pengembangan layanan dengan memberikan pelayanan obat dan alat kesehatan komersial. Seperti pemberian obat dengan resep dokter, obat bebas dan bebas terbatas, obat herbal, vitamin dan suplemen kesehatan, serta alat kesehatan sederhana seperti termometer, kasa, dan plester.

Zulhas berharap, Klinik dan apotek desa/kelurahan ini diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan, termasuk obat-obatan, konsultasi kesehatan, dan edukasi kesehatan khususnya di daerah yang sulit terjangkau. 

"Diharapkan meningkatkan kualitas hidup, mengurangi beban biaya kesehatan, dan mendorong perekonomian lokal dengan membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tegasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.