Akurat

Kemenkes Tambah Ratusan Relawan Perkuat Pelayanan Kesehatan Korban Bencana Sumatera

Siti Nur Azzura | 20 Desember 2025, 23:55 WIB
Kemenkes Tambah Ratusan Relawan Perkuat Pelayanan Kesehatan Korban Bencana Sumatera

AKURAT.CO Dalam meningkatkan pelayanan bagi korban bencana di Sumatera, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menambah ratusan relawan tenaga medis dan tenaga kesehatan lintas profesi. 

Di antaranya, dokter spesialis mata, bedah, neurologi, anak, dokter umum, perawat, bidan, tenaga gizi, tenaga laboratorium, radiografer, kesehatan lingkungan, epidemiolog, hingga psikolog klinis dan psikiater yang difokuskan pada layanan trauma healing, khususnya di posko pengungsian.

"Kami melepas ratusan relawan yang diberangkatkan dan sukarela dan penuh keikhlasan untuk mengabdikan diri melayani masyarakat di wilayah terdampak," Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK), Yuli Farianti, di Jakarta, Sabtu (20/12/2025).

Baca Juga: Menteri PPPA Pastikan Kebutuhan Perempuan dan Anak Terdampak Bencana Sumatera Tepat Sasaran

Nantinya, para relawan akan ditempatkan di rumah sakit, puskesmas, dan posko pengungsian sesuai kebutuhan di lapangan, sebagai wujud semangat gotong royong dan nilai kemanusiaan dalam membantu masyarakat terdampak bencana.

Sejak hari ketiga pascabencana, Kemenkes telah mengirimkan tenaga kesehatan ke wilayah terdampak. Namun pada tahap awal, pengiriman dilakukan secara mandiri oleh masing-masing rumah sakit.

Melalui koordinasi terpusat, distribusi relawan kini dilakukan lebih merata agar seluruh wilayah terdampak mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan.

Baca Juga: Di Akad Massal KPR FLPP di Serang, Prabowo Tak Lupa Doakan Masyarakat Terdampak Bencana

"Sekarang kita koordinasikan agar tidak ada daerah yang kelebihan tenaga dan tidak ada daerah yang kekurangan. Semua harus merasakan distribusi layanan kesehatan yang adil dan sesuai kebutuhan masyarakat," jelasnya.

Pada hari ini, sebanyak 126 relawan diberangkatkan ke wilayah dengan tingkat kesulitan tinggi, antara lain Bener Meriah, Takengon, Aceh Utara, dan Gayo Lues, termasuk daerah yang hanya dapat dijangkau dengan berjalan kaki.

Sebelumnya, 70 relawan telah bertugas di Aceh dan Medan. Ke depan, Kemenkes juga akan memberangkatkan 207 relawan pada tahap berikutnya dan 87 relawan pada tahap selanjutnya, sehingga total relawan yang dikerahkan hingga 22 Desember 2025 mencapai sekitar 600 orang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.