Hasan Nasbi: Tak Ada Tumpang Tindih Antara PCO dan Juru Bicara Istana

AKURAT.CO Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO) RI, Hasan Nasbi, menegaskan tidak akan ada tumpang tindih tugas dan fungsi antara PCO dan juru bicara (jubir) Istana, yang saat ini diisi oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi.
Menurutnya, peran masing-masing sudah diatur secara jelas, terutama dalam Peraturan Presiden (Perpres) yang menjadi dasar hukum PCO.
"Kalau tupoksi kantor komunikasi Presiden kan sudah dituliskan dalam Perpres. Dan pejabat paling senior di Istana itu Menteri Sekretaris Negara. Jadi sebenarnya Mensesneg bisa bicara apa pun karena beliau pejabat yang paling tahu semua kebijakan pemerintah," ujar Hasan kepada wartawan, di Istana Kepresidenan, Selasa (6/5/2025).
Dia menegaskan, PCO bekerja secara terstruktur dalam menyampaikan informasi yang bersifat strategis, dan tidak semua orang di dalam lembaga tersebut memiliki kewenangan untuk berbicara ke publik.
Baca Juga: Hasan Nasbi Klarifikasi Soal Mundur dari PCO: Bukan Ngambek, Bukan Hard Feeling
"Kalau kita kan memang harus diberikan label komunikasi, baru bisa bicara. Dan di kantor ini kan enggak semua orang bisa bicara," jelasnya.
Hasan menyebut, PCO fokus pada komunikasi mengenai agenda prioritas pemerintah, seperti yang tertuang dalam delapan misi, 17 program prioritas, dan delapan percepatan atau yang dikenal dengan istilah 8-17-8.
"Jadi kami memang konsisten dengan tugas dan fungsi sesuai amanat Perpres nomor 82. Mengkomunikasikan informasi-informasi strategis yang terkait Asta Cita, program hasil terbaik cepat, dan program prioritas," tegasnya.
Dia juga menjelaskan, pernyataan atau keterangan yang disampaikan oleh Mensesneg atau jubir istana bukanlah bentuk intervensi atau duplikasi, melainkan saling melengkapi.
Bahkan, PCO akan mengamplifikasi pesan-pesan strategis yang sudah lebih dulu disampaikan Mensesneg atau jubir.
'Kalau sudah disampaikan oleh Mensesneg, ya itu juga bagian dari hal-hal yang harus kita sampaikan. Jadi enggak ada tumpang tindih. Kita di PCO tetap fokus pada mandat komunikasi strategis Presiden," tutup Hasan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dulu Minta Gibran Diganti, Kini Syahganda Bilang Sikapnya Berubah: Sekarang Saya di Pemerintahan
- 2Pengurus PCNU Serahkan Bukti dan Kembalikan Uang Risywah Muktamar ke KPK
- 3Jokowi Muncul di Kertanegara, Prabowo Pergi Tak Lama Setelah Pertemuan
- 4Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 5Daftar 26 Produk Indonesia yang Disebut Diboikot di Malaysia Usai FIFA ASEAN Cup 2026
- 6Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 7Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 8Di Balik Sukses Emil Audero di Final, Ada Rasa Cemas yang Dirasakan Sang Ayah
- 9Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Target Beroperasi Akhir Tahun
- 10Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara






