Akurat

Perkuat Kemitraan, Indonesia dan Yordania Sepakati Empat Kerja Sama Strategis

Atikah Umiyani | 15 April 2025, 11:52 WIB
Perkuat Kemitraan, Indonesia dan Yordania Sepakati Empat Kerja Sama Strategis

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto bersama Raja Yordania, Raja Abdullah II bin Al-Hussein, menyaksikan penandatanganan empat nota kesepahaman (MoU) strategis antara Indonesia dan Yordania.

Penandatanganan berlangsung dalam suasana penuh semangat kemitraan dan persahabatan di Istana Al Husseiniya, Amman, Senin (14/4/2025).

Momentum ini menjadi bagian penting dari kunjungan resmi Presiden Prabowo ke Yordania, yang bertujuan mempererat hubungan bilateral sekaligus meningkatkan kerja sama konkret yang berdampak langsung bagi kedua negara.

Di tengah tantangan global yang dinamis, Indonesia dan Yordania menegaskan komitmen untuk saling mendukung demi stabilitas kawasan dan pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga: Raja Abdullah II Yakin Presiden Prabowo Mampu Atasi Berbagai Persoalan Global

Empat dokumen kerja sama yang ditandatangani dalam kesempatan tersebut yaitu:

1. Persetujuan antara pemerintah RI dan pemerintah Kerajaan Yordania Hasyimiah mengenai Kerja Sama di Bidang Pertahanan.

Dokumen ditandatangani oleh Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Wakil Perdana Menteri /Menteri Luar Negeri, Ayman Safadi.

2. Memorandum Saling Pengertian antara Kementerian Pertanian dan Kementerian Pertanian Kerajaan Yordania tentang Kerja Sama Pertanian.

Dokumen tersebut ditandatangani oleh Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, dan Menteri Pertanian, Khaled Huneifat.

3. Memorandum Saling Pengertian antara Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan Tinggi dan Penelitian Ilmiah Kerajaan Yordania Hasyimiah Pada Kerja Sama di Bidang Pendidikan.
Dokumen ditandatangani oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar, dan Menteri Pendidikan Tinggi dan Riset Ilmiah Yordania, Azmi Mahafzah

4. Memorandum Saling Pengertian antara Kementerian Agama Dan Kementerian Waqaf, Urusan Islam Dan Tempat Suci Kerajaan Yordania Hasyimiah tentang Kerja Sama dalam Bidang Keagamaan dan Wakaf.

Baca Juga: Kebijakan Non Kuota Prabowo Dinilai Beri Ruang Adil bagi UMKM dan Usaha Lokal

Dokumen tersebut ditandatangani oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar, dan Menteri Kementerian Awqaf, Urusan Islam dan Tempat-Tempat Suci, Mohammad Khalaileh.

Penandatanganan sejumlah MoU menjadi tonggak penting dalam mempererat kemitraan strategis Indonesia dan Yordania.

Serta memperluas peran aktif kedua negara dalam menciptakan perdamaian, stabilitas dan kemajuan bersama di kawasan dan dunia.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
W
Editor
Wahyu SK