Akurat

Arab Saudi Setujui Penambahan Kuota Petugas Haji Indonesia, Sudah Masuk E-Hajj

Ahada Ramadhana | 13 April 2025, 18:31 WIB
Arab Saudi Setujui Penambahan Kuota Petugas Haji Indonesia, Sudah Masuk E-Hajj

AKURAT.CO Menteri Agama (Menag) RI, Nasaruddin Umar, mengatakan, penambahan kuota petugas haji telah disetujui oleh pemerintahan Arab Saudi. Penambahan kuota ini telah masuk ke dalam katalog e-Hajj.

"Alhamdulillah, permintaan kita sudah dipenuhi Arab Saudi. Tambahan kuota petugas haji sudah masuk e-Hajj," terang Menag Nasaruddin Umar di Jakarta, Minggu (13/4/2025).

"Saya sampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Arab Saudi atas perkenannya memberikan tambahan kuota petugas haji Indonesia," sambungnya.

Baca Juga: Menag Tegaskan Permintaan Penambahan Kuota Petugas Haji 2025 Disetujui Pemerintah Saudi

Menurutnya, Indonesia awalnya menerima alokasi kuota petugas haji sebesar 1 persen dari total kuota jemaah haji, yakni 2.210 petugas dari total 221.000 jemaah. Penambahan ini pun akan dioptimalkan untuk memberikan layanan terbaik ke jemaah haji.

Dia mengatakan, Kemenag sebelumnya menyampaikan ke Arab Saudi bahwa tambahan petugas ini sangat penting. Sebab, para petugas ini juga akan memberikan pelayanan kepada jemaah serta membantu petugas Saudi dalam menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji.

"Secara psikologis, ini juga akan memudahkan jemaah karena tidak terkendala masalah komunikasi dan perbedaan budaya," ujarnya.

Sementara itu, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief menambahkan, pihaknya akan segera mendistribusikan tambahan kuota petugas haji ini pada pos-pos layanan yang dibutuhkan.

Sebagai contoh, sementara ini, petugas yang menyertai jemaah dalam penerbangan (kelompok terbang atau kloter) baru teralokasikan tiga orang per kloter. Padahal biasanya lima orang.

Baca Juga: Marak Hoaks Loker Petugas Haji, Kementerian Agama Minta Masyarakat Waspada

"Petugas kloter tentu akan kita tambah. Demikian juga untuk petugas non kloter, baik untuk layanan bimbingan ibadah, akomodasi, konsumsi, transportasi di Arab Saudi, dan layanan lainnya," jelas dia.

Saat ini, pihaknya sudah mengumumkan hasil seleksi petugas berdasarkan kuota awal. Untuk proses bimbingan teknis (bimtek) bagi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi akan dilakukan dari 14 - 20 April 2025.

"Petugas yang masuk kuota tambahan ini akan segera kita proses agar mereka juga bisa segera mengikuti Bimtek Petugas Haji," tandasnya.

Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag telah menerbitkan Rencana Perjalanan Haji (RPH) 1446 H. Jemaah haji Indonesia dijadwalkan akan mulai masuk asrama haji pada 1 Mei 2025.

Sehari berikutnya, jemaah haji reguler asal Indonesia secara bertahap akan mulai diberangkatkan ke Tanah Suci dari embarkasi masing-masing.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.