Festival Seabad Pramoedya Ananta Toer Resmi Dimulai di Blora, Ini Rangkaian Acaranya!

AKURAT.CO Momen istimewa bagi para pecinta sastra Indonesia akhirnya tiba! Dalam rangka memperingati 100 tahun kelahiran Pramoedya Ananta Toer, maestro sastra yang lahir di Blora pada 1925, Festival Seabad Pram resmi dimulai di Blora, Jawa Tengah, Kamis (6/2/2025).
Perayaan ini bukan sekadar mengenang sosok Pram, tetapi juga merayakan warisan intelektualnya yang terus menginspirasi.
Festival ini akan berlangsung selama satu tahun penuh, menghadirkan beragam kegiatan yang menghidupkan kembali semangat dan pemikiran Pramoedya dalam dunia sastra, budaya, dan sejarah Indonesia.
Festival dibuka dengan upacara resmi di Pendopo Bupati Blora pukul 09.00 WIB.
Salah satu momen bersejarah dalam acara ini adalah peresmian Jalan Pramoedya Ananta Toer, sebagai bentuk penghormatan terhadap karya dan perjuangannya dalam melestarikan budaya Indonesia.
Tak hanya itu, Pameran Patung dan Sketsa yang menampilkan visualisasi seni terinspirasi dari kehidupan serta karya-karya Pramoedya akan menjadi daya tarik tersendiri.
Baca Juga: Presiden Prabowo: NU Punya Jasa Besar Terhadap Lahirnya Bangsa Indonesia
Di penghujung hari, para pengunjung akan diajak menikmati pemutaran film Bumi Manusia, sebuah adaptasi dari mahakarya Pram yang menggambarkan pergolakan sosial pada masa kolonial.
Festival semakin meriah dengan dialog kebudayaan yang menghadirkan tokoh-tokoh sastra dan sejarah untuk membahas pengaruh pemikiran Pramoedya terhadap Indonesia modern.
Di SMP Negeri 5 Blora, siswa-siswi akan menyaksikan pementasan dramatic reading, menghidupkan kembali kutipan-kutipan bersejarah dari karya Pramoedya.
Sementara itu, di Pendopo Bupati Blora, akan digelar pemutaran film dokumenter dan monolog Nyai Ontosoroh, yang akan dibawakan oleh Happy Salma dari Titimangsa Foundation.
Hari terakhir festival akan membawa suasana lebih personal melalui talkshow bertajuk "Memori Keluarga dan Sahabat Pramoedya Ananta Toer".
Acara ini akan mengungkap sisi emosional dan kisah-kisah yang jarang diketahui dari sang sastrawan, langsung dari mereka yang mengenalnya secara dekat.
Sebagai puncak perayaan, konser bertajuk "Konser Anak Semua Bangsa" akan digelar di Lapangan Kridosono, Blora.
Konser ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga refleksi atas tema kebangsaan yang kuat dalam karya-karya Pram.
Aditya Ananta Toer, perwakilan dari Pramoedya Ananta Toer Foundation, menegaskan bahwa festival ini bukan hanya seremoni sesaat, tetapi bagian dari upaya memperkuat dampak warisan intelektual Pramoedya.
"Blora adalah tempat kelahiran Pram dan telah menjadi saksi lahirnya tokoh-tokoh besar. Festival ini kami buka pada 6 Februari 2025 dan akan berlangsung secara simultan selama satu tahun penuh," ungkapnya dalam konferensi pers di Aula PDS HB Jassin, TIM, Jakarta Pusat, Selasa (21/1/2025).
Budayawan dan sejarawan Hilmar Farid menambahkan, Festival Seabad Pram tidak hanya merayakan sosok Pramoedya, tetapi juga menggambarkan satu generasi penulis yang telah membentuk narasi besar bangsa.
Baca Juga: Menag Dukung Ipemi dalam Pemberdayaan Ekonomi Perempuan
"Karya-karya beliau membantu kita memahami Indonesia di masa lalu, sekaligus memberikan inspirasi bagi generasi hari ini. Ini adalah perayaan satu periode penting dalam perjalanan masyarakat kita," jelasnya.
Festival ini bukan sekadar mengenang, tetapi juga meneruskan semangat dan perjuangan Pramoedya Ananta Toer dalam membangun kesadaran sejarah dan kebangsaan melalui sastra.
Sebuah perayaan yang akan menggema sepanjang tahun, untuk memastikan bahwa api pemikiran Pram tak pernah padam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








