Akurat

Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis Disambut Positif, Kemenko PMK Fokus Perkuat SDM

Ahada Ramadhana | 1 Februari 2025, 16:52 WIB
Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis Disambut Positif, Kemenko PMK Fokus Perkuat SDM

AKURAT.CO Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mengungkapkan, Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang akan diluncurkan pada Februari 2025 mendapat respons paling positif dari masyarakat.

Survei menunjukkan 85 persen masyarakat menyambut baik program ini dibandingkan program prioritas lainnya.

Menko PMK, Pratikno menyatakan, selain PKG, program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak sekolah dan ibu hamil juga menjadi salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

"Kemenko PMK bertugas menjalankan misi Asta Cita, terutama misi kedua yaitu memperkuat pembangunan SDM, sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas. Kami juga berfokus pada misi kedelapan, yaitu memperkuat harmoni kehidupan dengan lingkungan, budaya, serta toleransi antarumat beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur," kata Pratikno dalam keterangannya, Sabtu (1/2/2025).

Dalam 100 hari pertama pemerintahan, Kemenko PMK telah menjalankan berbagai program untuk pembangunan manusia dan kebudayaan, di antaranya:

Baca Juga: Wamenaker Soroti PHK di Industri Media: Pesangon Jangan Dicicil

1. Pembangunan Keluarga

- Mendorong keluarga berkualitas melalui diseminasi Nota Kesepahaman enam kementerian dan BKKBN terkait bimbingan perkawinan.
- Mendukung Peraturan Menteri Agama No. 30/2024, yang mewajibkan calon pengantin mengikuti bimbingan perkawinan sebelum menikah.

2. Pembangunan Kesehatan

- Mengoordinasikan persiapan dan pelaksanaan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) dengan berbagai kementerian dan lembaga terkait.
- Mempercepat penanggulangan tuberkulosis (TBC) melalui peningkatan penemuan kasus secara cepat, penyediaan insentif bagi dokter, pembangunan dashboard terpadu, dan pembangunan rumah sakit berkualitas untuk menangani penyakit menular.

3. Pembangunan Pendidikan 

- Mengoordinasikan program Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk mencetak SDM unggul.
- Mengawal Revitalisasi PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah, serta pembangunan 20 SMA Unggul Garuda.
- Mempercepat digitalisasi pembelajaran di seluruh Indonesia.

4. Keagamaan dan Toleransi 

- Memastikan perayaan Natal dan mudik Nataru 2024/2025 berlangsung aman dan kondusif melalui koordinasi lintas kementerian/lembaga.
- Melakukan peninjauan gereja, pemantauan transportasi, dan penyediaan fasilitas bagi pemudik, yang akan menjadi referensi untuk Mudik Lebaran 2025.

Baca Juga: Anggota DPR Desak Menteri ATR/BPN Serius Tangani Konflik Agraria

5. Penanggulangan Bencana

- Memperkuat kolaborasi multipihak dalam pemulihan masyarakat pasca bencana alam dan non-alam, seperti letusan Gunung Lewotobi, pemulihan konflik di Adonara,  kebakaran di Kemayoran, antisipasi bencana hidrometeorologi.

- Mengawal pembangunan lumbung pangan dan meresmikan Gudang Logistik Agandugume di Timika, Papua Tengah, sebagai bagian dari ketahanan pangan dan resiliensi pascabencana.

Kemenko PMK berkomitmen untuk terus memperkuat kesehatan, pendidikan, toleransi, serta kesiapsiagaan bencana demi mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera.

"Kami akan memastikan setiap program yang dicanangkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh rakyat Indonesia," pungkas Pratikno.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.