Akurat

KLH Fasilitasi Pengelolaan Sampah dari Program Makan Bergizi Gratis

Rizky Dewantara | 13 Januari 2025, 17:31 WIB
KLH Fasilitasi Pengelolaan Sampah dari Program Makan Bergizi Gratis

AKURAT.CO Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) telah berkoordinasi terkait pengelolaan sampah, dengan pihak yang menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang mayoritas berupa sampah sisa makanan (food waste).

"Jadi kami akan fasilitasi, kami akan arahkan pengelolaan akhir sampahnya. Memang sampah yang utamanya adalah food waste. Kemarin beberapa lokasi saya belum melihat sampah kemasan, karena tidak digunakan kemasan," kata Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, di Tangerang Selatan, Banten, dikutip Antara, Senin (13/1/2025).

Dalam pemantauan yang dilakukannya secara langsung dalam beberapa waktu lalu, sampah sisa makanan yang ditemukan memang tidak berada dalam jumlah banyak. Namun, pihaknya mengantisipasi timbulan sampah yang dapat terjadi jika tidak dikelola dengan baik.

Baca Juga: DLH Jakarta Libatkan Komunitas Kelola Sampah Organik Program Makan Bergizi Gratis

KLH juga sudah melakukan pengawasan ke beberapa wilayah lain di Indonesia, dan berencana menjadikan sejumlah titik sebagai lokus untuk percontohan pengelolaan sampah bagi program tersebut.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pihak-pihak yang mengimplementasikan program tersebut, termasuk Badan Gizi Nasional (BGN), selain juga berkomunikasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang tersebar di beberapa daerah untuk memastikan terpenuhinya standar pengelolaan sampah.

"Jadi semua yang kemudian mendapat mandat untuk menjalankan, mengoperasionalkan satuan pelayanan gizi atau makan bergizi gratis itu harus memenuhi kaidah pengelolaan sampah, karena itu semua yang mengeluarkan sampah wajib mengelolanya," jelasnya.

"Jadi kami akan gerakan semua untuk mengawal ini dulu. Jadi sampai mungkin satu bulan, untuk membangun budayanya setelah itu mungkin kita tinggal monitor," pungkas Hanif.

Sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, telah menyiapkan mekanisme pengelolaan sampah organik yang dihasilkan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Mekanisme ini melibatkan berbagai pihak, termasuk komunitas pengelola sampah, guna memanfaatkan sampah dapur dan sisa makanan dari sekolah.

Baca Juga: DLH DKI Jakarta Siap Kelola Sampah Organik dari Program Makan Bergizi Gratis

Kepala DLH DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menjelaskan sampah dapur seperti kulit buah, sisa sayuran, dan bahan organik lainnya dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akan difasilitasi penanganannya.

Sementara itu, sisa makanan dari sekolah, seperti kulit buah dan makanan yang tidak habis, akan dikumpulkan secara terpisah untuk dimanfaatkan sebagai bahan pakan maggot atau bahan pembuatan kompos.

"Kami ingin memastikan bahwa sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis tidak hanya terkelola dengan baik tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan," kata Asep, Selasa (7/1/2025).

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.