Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Kemenekraf Gelar Pelatihan Juru Masak

AKURAT.CO Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menggelar Pelatihan Juru Masak untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis. Pelatihan ini berlangsung serentak di 4 kota, yaitu Surakarta, Kupang, Balikpapan, dan Medan.
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Menekraf/KaBekraf), Teuku Riefky Harsya, mengatakan pelatihan ini sangat penting untuk menjamin gizi yang diberikan. Sehingga, bisa menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.
"Salah satu tantangan besar yang dihadapi saat ini adalah meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Hal ini menjadi perhatian serius pemerintah, karena gizi yang baik adalah fondasi utama untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif," kata Teuku Riefky dalam keterangan pers yang diterima, dikutip Antara, Sabtu (21/12/2024).
Selain itu, dia menjelaskan, kegiatan ini merupakan salah satu Quick Win Kemenekraf yang juga sejalan dengan Asta Cita.
Baca Juga: Penjelasan Istana Soal Biaya Program Makan Bergizi Gratis Rp10 Ribu
Menurutnya, program ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi 'hexahelix' antar pemerintah, media, akademisi, asosiasi, bisnis, dan lembaga keuangan. Termasuk, juru masak yang memiliki peran strategis dalam menyediakan makanan yang sehat, lezat, dan bergizi seimbang.
Pada Pelatihan Juru Masak, para peserta dilatih oleh empat chef yang ahli di bidang kuliner, yaitu Chef Norman Ismail di Surakarta, Chef Risa Andhitia di Kupang, Chef Steby Rafael di Balikpapan, dan Chef Setyo Widyarto di Medan.
"Tujuannya untuk meningkatkan kapasitas juru masak dalam mendukung program makan bergizi. Kami berharap pelatihan ini akan memberikan wawasan baru, keterampilan praktis, dan inspirasi untuk menciptakan makanan bergizi yang bermanfaat bagi masyarakat luas," imbuhnya.
Sebelumnya, TNI Angkatan Laut (TNI AL) turut mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diusung oleh Presiden Prabowo Subianto. Salah satunya, dengan menyiapkan tenaga dan lahan yang akan dibangun sebagai dapur umum.
Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Muhammad Ali, mengatakan urusan anggaran nantinya bisa dikerjasamakan dengan instansi lain.
"Perintah (untuk terlibat makan bergizi gratis) sudah ada dan dari Panglima TNI juga ada. Kami mendukung program pemerintah ini. Untuk masalah anggaran, kita bisa kerja samakan, bisa anggarannya dari pemerintah daerah, atau dari Badan Gizi Nasional, kemudian kami yang mengerjakan, kami siapkan tenaga, kemudian untuk lahan-lahannya juga kami siapkan," kata Laksamana Ali di Jakarta, dikutip Antara, Sabtu (21/12/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









