Akurat

Bahlil Bakal Prioritaskan Perempuan jika Golkar Dapat Jatah Kabinet Lagi

Atikah Umiyani | 20 Desember 2024, 16:40 WIB
Bahlil Bakal Prioritaskan Perempuan jika Golkar Dapat Jatah Kabinet Lagi

AKURAT.CO Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, memastikan bakal memberi prioritas kepada perempuan untuk masuk dalam Kabinet Merah Putih, apabila di kemudian hari partainya kembali mendapat jatah kursi.

Hal itu disampaikan Bahlil dalam Silaturahmi Perempuan Partai Golkar dan Peringatan Hari Ibu 2024, di DPP Partai Golkar, Jakarta, Jumat (20/12/2024).

Awalnya, Bahlil berkelakar bahwa dirinya merasa grogi untuk menyampaikan pidato di hadapan perempuan.

Baca Juga: Golkar Klaim Kemenangan Pilkada Hampir 60 Persen, Banyak Kuasai Wilayah Baru

Bukan tanpa sebab, hal itu terjadi lantaran dirinya merasa takut dengan perempuan.

"Saya berjanji kepada ibu-ibu semua karena saya ini paling takut wanita soalnya. Kalau laki-laki saya tidak pernah takut, kalau wanita takut memang betul," katanya.

Di bawah kepemimpinannya, Bahlil menegaskan bahwa Golkar akan mewadahi dan mengakomodir apa yang menjadi program-program dari perempuan.

Baca Juga: Pujian Prabowo Pertegas Posisi Bahlil Paripurna sebagai Ketua Umum Golkar

"Untuk ke depan, aktivitas program Partai Golkar akan mengedepankan dan mengakomodir apa yang menjadi program Ibu-Ibu yang tergabung dalam organisasi perempuan yang di dalam Partai Golkar," jelasnya.

Bahkan, Bahlil siap memprioritaskan perempuan jika Presiden Prabowo Subianto kembali memberikan Golkar jatah kursi tambahan di kabinet.

"Ya, kita tidak tahu ke depan apa yang terjadi. Insya Allah mungkin kalau ada kesempatan-kesempatan penugasan dalam kader di pemerintah maupun di legislatif, akan saya janji untuk memprioritaskan perempuan," ungkapnya.

Baca Juga: HUT ke-60, Misbakhun Ingin Golkar Semakin Kuat Dukung Pemerintahan Prabowo

Diketahui, dalam Kabinet Merah Putih saat ini terdapat beberapa menteri dan wakil menteri perempuan yang berasal dari Golkar.

Di antaranya Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid; Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti; dan Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Christina Aryani.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
W
Editor
Wahyu SK