Akurat

Ikut Lestarikan Lingkungan, BPKH Tanam Seribu Mangrove di Pesisir Jakarta

Mukodah | 7 Desember 2024, 20:40 WIB
Ikut Lestarikan Lingkungan, BPKH Tanam Seribu Mangrove di Pesisir Jakarta

AKURAT.CO Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) ikut berkontribusi melestarikan lingkungan dengan melakukan penanaman pohon mangrove di kawasan Taman Wisata Alam Mangrove Angke Kapuk, Jakarta Utara, Sabtu (7/12/2024).

Kegiatan ini masuk dalam rangkaian dalam menyambut milad ke-7 BPKH pada 12 Desember mendatang, sekaligus untuk memperingati Hari Pohon Sedunia.

Dalam program kemaslahatan ini, BPKH menanam 1.000 pohon mangrove, disertai pelepasliaran burung sebagai bentuk pelestarian satwa di kawasan konservasi.

Juga penyerahan suvenir berupa pohon untuk ditanam oleh insan BPKH atau disalurkan melalui wali pohon.

Baca Juga: Daftar Haji Kini Semakin Mudah dengan BPKH Apps

Anggota Badan Pelaksana BPKH, Sulistyowati, mengatakan, kegiatan ini menjadi wujud komitmen BPKH untuk mendukung gerakan net zero emission.

Sekaligus membangun green economy sesuai visi pemerintah.

"Kegiatan ini menjadi bukti bahwa BPKH memiliki peran penting sebagai salah satu lembaga yang ikut serta menjaga dan melestarikan bumi," katanya.

"Melalui program ini, kami berharap tidak hanya menanam ribuan pohon mangrove, tapi juga menanam kesadaran di hati kita semua untuk terus menjaga alam dan berkontribusi bagi masa depan yang lebih baik," Sulistyowati menjelaskan.

Baca Juga: BPKH Hajj Run 2024 Sukses Digelar, Tingkatkan Antusiasme Masyarakat dalam Pelaksanaan Ibadah Haji

Anggota Dewan Pengawas BPKH, Rojikin, menambahkan, penanaman mangrove dan pelepasliaran burung di Angke Kapuk ini adalah bentuk kepedulian BPKH terhadap lingkungan serta seluruh elemen makhluk hidup yang ada di dalamnya.

Hal ini sesuai dengan amanah yang diberikan kepada BPKH, untuk mengelola Dana Abadi Umat (DAU) dan nilai manfaatnya bagi kemaslahatan umat.

Termasuk dalam hal ini menjaga kelestarian lingkungan.

"Karena sebaik-baiknya manusia ialah mereka yang juga peduli terhadap lingkungan," ujarnya.

Baca Juga: BPKH Gelar Forum Internasional: Optimalisasi Keuangan dan Ekspansi Pasar Demi Transformasi Layanan Haji

Bersamaan dengan jalannya program kemaslahatan, BPKH terus mengoptimalkan kelolaan dana haji guna mendukung penyelenggaraan ibadah haji di masa depan.

Menurur Anggota BPKH, Amri Yusuf, hingga November 2024, nilai manfaat dari dana haji yang dikelola telah mencapai Rp10,5 triliun.

"Dana tersebut diharapkan bisa men-support kegiatan haji yang akan dilakukan pada 2025. Insya Allah BPKH siap," katanya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK