Akurat

PP Muhammadiyah Gandeng Kitabisa Luncurkan Program Sedekah Asuransi Jiwa Jaga WargaMu

Rizky Dewantara | 5 Desember 2024, 18:31 WIB
PP Muhammadiyah Gandeng Kitabisa Luncurkan Program Sedekah Asuransi Jiwa Jaga WargaMu

AKURAT.CO Dalam rangkaian peringatan Tanwir dan Milad Muhammadiyah ke-112, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dan Kitabisa menandatangani nota kesepahaman untuk meluncurkan program sedekah asuransi jiwa 'Jaga WargaMu'.

Program ini dirancang untuk memberikan perlindungan asuransi jiwa kepada pengurus dan pengelola Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Muhammadiyah di seluruh Indonesia.

Pada tahap awal, sebanyak 1.200 pengurus LKS Muhammadiyah dan Aisyiyah akan menerima manfaat perlindungan ini. Inisiatif ini, merupakan hasil kolaborasi inovatif antara Kitabisa dan Asuransi Kitabisa untuk meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan individu yang berdedikasi dalam pelayanan sosial.

Baca Juga: Sejarah Berdirinya Muhammadiyah, Ormas Islam yang Akan Laksanakan Tanwir pada 4-6 Desember 2024 di Kupang, NTT

Ketua PP Muhammadiyah, Agus Taufiqurrohman, menyatakan program ini adalah langkah penting dalam memberikan perhatian dan perlindungan kepada para pengurus LKS, yang menjadi garda depan amal sosial Muhammadiyah.

"Kami berharap kolaborasi ini terus berkembang dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di masa depan," kata Agus. melalui keterangan resminya, Kamis (5/12/2024).

Presiden Kitabisa, Alfatih Timur, menambahkan pemberian asuransi jiwa adalah inovasi dari Kitabisa untuk mendukung kesejahteraan mereka yang mengabdikan diri kepada masyarakat.

"Kolaborasi dengan Muhammadiyah merupakan kehormatan besar bagi kami. Kami berharap kerja sama ini semakin memperkuat komitmen bersama untuk melayani masyarakat luas," jelasnya.

Bersamaan dengan peluncuran program Jaga WargaMu, PP Muhammadiyah melalui Majelis Pelayanan Kesejahteraan Sosial (MPKS), juga memberikan penghargaan kepada 6 Inovator Terbaik Muhammadiyah Social Fund 2024.

Program inkubasi dan kompetisi antar Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Muhammadiyah se-Indonesia ini bertujuan untuk menjaring inovator sosial yang memiliki solusi kreatif untuk mengatasi permasalahan kesejahteraan masyarakat, menghadirkan keberlanjutan dalam pengelolaan LKS dan merupakan kolaborasi program strategis antara MPKS PP Muhammadiyah dengan Collaborative Muhammadiyah (Comma), Kitabisa dan didukung oleh Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Pengembangan Profesi Kementerian Sosial RI.

Baca Juga: Kapan Istilah Tanwir Pertamakali Digunakan Muhammadiyah?

Sebagai puncak dari program ini, ada enam dari 20 finalis yang diumumkan sebagai inovator terbaik setelah melalui tahapan seleksi berjenjang secara daring maupun luring. Mereka adalah:

1. Arunika UMM dengan inovasi CheRist (Teacher as Therapist)
2. LKSA Kunci Bahagia dengan inovasi IBU KAAMU PROJECT (Inkubasi Usaha Keluarga Anak Asuh Muhammadiyah)
3. LKSA Al Hikmah Muhammadiyah Cepu dengan inovasi Gerakan Jumat 'BERIMAN' (Bersih Indah dan Nyaman).
4. LKSA Nurul Husna Jember dengan inovasi 'The House Of Frozen Food'
5. LKSA Muhammadiyah Sumur Bandung dengan inovasi 'Transformasi Rotimu: Program Penguatan Kualitas, Inovasi, dan Pemasaran untuk Keberlanjutan Ekonomi Panti Asuhan'
6. MPKS Kota Cimahi dengan inovasi 'Implementasi Aplikasi Reality untuk Meningkatkan Minat Belajar Anak Disabilitas'.

Para inovator sosial terbaik akan mendapatkan dana hibah dengan total senilai Rp120 juta beserta bantuan untuk monitoring implementasi inovasi selama satu tahun.

Ketua MPKS PP Muhammadiyah, Mariman Darto, menyebut program ini mendorong lahirnya ide-ide kreatif untuk menjawab tantangan sosial dan sebagai langkah strategis untuk memberdayakan masyarakat.

"Kami ingin menemukan dan mendukung ide-ide inovatif yang dapat memberikan dampak sosial nyata. Kerja sama dengan Kitabisa ini menjadi bukti nyata upaya Muhammadiyah dalam menghadirkan kemakmuran untuk semua dan menjaga warga secara keseluruhan," tandasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.