Akurat

Mendagri Tito Karnavian Apresiasi Kelancaran Pemilu dan Pilkada 2024

Citra Puspitaningrum | 2 Desember 2024, 16:48 WIB
Mendagri Tito Karnavian Apresiasi Kelancaran Pemilu dan Pilkada 2024

AKURAT.CO Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, mengapresiasi suksesnya pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024. Hal ini mampu meningkatkan kepercayaan pelaku usaha dan mendorong investasi.

"Meskipun tahap sekarang penghitungan suara, tapi kita berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa supaya Pilkada serentak yang pertama kali dalam sejarah bangsa ini bisa kita lalui juga dengan aman, damai, dan tenang," kata Tito dalam keterangannya di Jakarta, Senin (2/12/2024).

Dia menekankan, pentingnya proses transisi kepemimpinan yang berjalan baik untuk memastikan keberlangsungan pemerintahan. Untuk itu, dia mengajak semua pihak untuk saling merangkul dan bekerja sama demi membangun bangsa.

Baca Juga: Masyarakat Jakarta Menggugat Tuntut Pemungutan Suara Ulang di Pilkada 2024

Menurutnya, konflik pasca-pemilu di sejumlah negara sering kali berdampak buruk pada pertumbuhan ekonomi, termasuk kenaikan inflasi yang signifikan.

"Di Indonesia, kita ajak semua pihak, siapa pun juga, harus berlangsung aman dan damai. Selain untuk kepentingan bangsa dan daerah-daerah masing-masing, juga bagi usaha dan pengusaha. Bisa terlaksana pembangunan, program-program pemerintah, dan swastanya hidup," ujarnya.

Dia juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) sebagai kunci pembangunan bangsa. Dia menyebutkan, bahwa Indonesia memiliki potensi besar dari sisi SDM, sumber daya alam (SDA), hingga iklim tropis yang mendukung peluang ekonomi.

Potensi ini, perlu dioptimalkan melalui hilirisasi SDA agar menghasilkan produk ekonomi bernilai tambah. "Kuncinya sudah disampaikan berkali-kali, tapi tinggal praktiknya perlu didukung, yaitu adanya hilirisasi. Tidak hanya mengandalkan sumber daya alam, tapi bagaimana memproduksi turunan-turunannya," tambahnya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.