Asosiasi Presisi Sambut Bergabungnya Poltracking Indonesia

AKURAT.CO Poltracking Indonesia resmi bergabung dengan Asosiasi Perkumpulan Penyelenggara Riset Persepsi Publik Se-Indonesia (Asosiasi Presisi).
Keputusan Poltracking Indonesia diterima dan disahkan Asosiasi Presisi setelah proses verifikasi administrasi dan uji kepatutan.
Dalam keterangan yang dirilis Asosiasi Presisi, Poltracking Indonesia dinyatakan resmi sebagai anggota.
Kepastian keanggotaan ini juga tercatat dalam sertifikat keanggotaan Poltracking Indonesia tertulis NKA: 038.11131117.13112024, tertanggal 13 November 2024 di Jakarta, yang ditandatangani Ketua Umum Asosiasi Presisi, Mohammad Anas RA.
"Setelah melakukan verifikasi administrasi, uji kepatutan dan syarat khusus, maka Asosiasi Perkumpulan Penyelenggara Riset Persepsi Publik Indonesia (Asosiasi Presisi) menyatakan Poltracking Indonesia memenuhi syarat menjadi anggota Asosiasi Presisi," kata Anas.
Asosiasi Presisi sangat ketat dalam proses verifikasi administrasi dan uji kepatutan terhadap tim riset setiap lembaga survei.
Baca Juga: Prabowo Disambut AS hingga China, Pengamat: Bukti Indonesia Dihormati
Untuk memastikan semua persyaratan dipenuhi oleh Poltracking Indonesia.
Selain itu, rekam jejak, akurasi dan kredibilitas survei juga menjadi pertimbangan dalam menerima keanggotaan Poltracking Indonesia.
Asosiasi Presisi memiliki standar ketat dalam menerima keanggotaannya.
Setiap lembaga survei harus menjalani rangkaian proses verifikasi yang mendalam sebelum dapat bergabung.
Poltracking Indonesia lulus dengan baik dalam setiap tahap, menunjukkan konsistensi dalam memegang prinsip survei yang kredibel.
Bergabungnya Poltracking Indonesia menguatkan Asosiasi Presisi dengan kehadiran anggota baru yang reputasi dan kredibilitasnya teruji.
Diharapkan, langkah ini dapat menjadi inspirasi bagi lembaga survei lainnya dalam menjaga transparansi dan akurasi data.
Baca Juga: PPN Bakal Naik Jadi 12 Persen! Ini Daftar Barang dan Jasa yang Tidak Kena Kenaikan Pajak
"Tentu saya berharap semua lembaga survei yang bergabung Asosiasi Presisi dapat mengambil peran strategis dalam menciptakan iklim demokrasi yang berkualitas," jelas Anas, dalam keterangannya, Kamis (14/11/2024).
Sebagai asosiasi yang bermitra KPU RI dalam melakukan penerbitan sertifikat terdaftar terhadap lembaga survei jika hendak menyelenggaraan jajak pendapat dan hitung cepat pemilu, maka Asosiasi Presisi menyurati KPU perihal penyampaian keanggotaaan baru.
"Kami akan menyurat ke KPU RI perihal penyampaian Keanggotaan Baru Asosiasi Presisi," kata Anas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 2KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 3Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 4Pindar UKU Salurkan Rp687,18 Miliar dengan Pinjaman Macet Hanya 2,48 Persen, Jaga Keseimbangan Pertumbuhan dan Risiko
- 5Prediksi Skor Porto vs Napoli 5 November 2026: Tuan Rumah Berpeluang Menang
- 6Prediksi Skor Dortmund vs Betis 5 November 2026: Mampukah Die Borussen Hentikan Rekor Sempurna Tim Tamu?
- 7Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 8Masuki Usia 8 Tahun, Pindar UKU Bidik Pertumbuhan Lewat Penguatan Kolaborasi dengan Lembaga Keuangan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar








