Disebut Punya Kandungan Residu Berbahaya, Ketahui Fakta Anggur Muscat yang Kini Ramai Dibicarakan

AKURAT.CO Thailand dan Malaysia saat ini meningkatkan pengawasan terhadap buah anggur jenis Shine Muscat yang diimpor dari China.
Tindakan ini diambil setelah Jaringan Peringatan Pestisida Thailand (Thai-PAN) melaporkan adanya residu kimia berbahaya pada sebagian besar sampel anggur hijau tersebut.
Di sisi lain, Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan bahwa anggur muscat yang beredar saat ini aman untuk dikonsumsi setelah melakukan uji cepat terhadap residu pestisida.
Plh. Deputi Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan, Yusra Egayanti, menyampaikan bahwa uji tersebut dilakukan di hampir 100 lokasi di berbagai kabupaten/kota, melibatkan Dinas Pangan Provinsi sebagai Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD).
Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar sampel negatif, sementara 10% menunjukkan kandungan residu dalam batas yang aman, sehingga dapat dianggap aman untuk dikonsumsi.
Dikutip dari berbagai sumber, berikut beberapa fakta anggur muscat yang disebut memiliki kandungan residu berbahaya.
Fakta anggur muscat
1. Proses budidaya
Prefektur Yamanashi adalah daerah di Jepang yang terkenal sebagai penghasil anggur shine muscat.
Setiap tandan anggur dibungkus dengan kantong kertas berlapis anti air untuk melindunginya dari hama dan paparan pestisida.
Baca Juga: AdaKami dan Superbank Kolaborasi Perluas Akses Pendanaan Masyarakat
Anggur shine muscat yang ditanam di wilayah ini dibudidayakan dengan perawatan yang sangat terkontrol.
Umumnya, anggur ini dipanen antara pertengahan Agustus hingga September.
Perusahaan pembudidaya anggur shine muscat, Ag Bell, telah bertahun-tahun memasok jenis anggur ini untuk diekspor ke berbagai negara dengan standar khusus yang harus dipenuhi agar anggur tersebut dapat diekspor.
2. Pengembangan anggur muscat sejak 1997
Pengembangan anggur ini dimulai pada tahun 1997 di Institute of Fruit Tree Science di Akitsu, Jepang.
Pada tahun 1999, anggur ini dipilih untuk diuji coba di 30 lokasi di seluruh Jepang.
Menurut Organisasi Penelitian Pertanian dan Pangan Nasional Jepang (NARO), anggur shine muscat adalah hasil persilangan antara Akitsu-2 dan Hakunan yang dilakukan pada tahun 1988.
Setelah berhasil dibudidayakan, pada tahun 2003, varietas anggur ini mulai dipasarkan kepada petani komersial dan pada tahun 2006.
Anggur muscat didaftarkan sebagai varietas yang dilindungi berdasarkan Undang-Undang Varietas Tanaman dan Benih Jepang.
3. Cara konsumsi
Anggur shine muscat memiliki ukuran yang lebih besar per butirnya. Teksturnya renyah dan terasa berair.
Dengan kandungan gula yang tinggi, anggur ini memiliki rasa manis dan segar.
Untuk menikmatinya, cukup didinginkan sekali lalu bisa langsung dikonsumsi.
4. Standar khusus anggur muscat
Salah satu standar khusus yang diterapkan adalah menjaga kadar gula minimum, yaitu setidaknya 17 derajat brix.
Itulah beberapa fakta anggur muscat yang kini sedang ramai dibicarakan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 8Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







