Akurat

Disebut Punya Kandungan Residu Berbahaya, Ketahui Fakta Anggur Muscat yang Kini Ramai Dibicarakan

Titania Isnaenin | 31 Oktober 2024, 20:13 WIB
Disebut Punya Kandungan Residu Berbahaya, Ketahui Fakta Anggur Muscat yang Kini Ramai Dibicarakan

AKURAT.CO Thailand dan Malaysia saat ini meningkatkan pengawasan terhadap buah anggur jenis Shine Muscat yang diimpor dari China.

Tindakan ini diambil setelah Jaringan Peringatan Pestisida Thailand (Thai-PAN) melaporkan adanya residu kimia berbahaya pada sebagian besar sampel anggur hijau tersebut.

Di sisi lain, Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan bahwa anggur muscat yang beredar saat ini aman untuk dikonsumsi setelah melakukan uji cepat terhadap residu pestisida.

Plh. Deputi Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan, Yusra Egayanti, menyampaikan bahwa uji tersebut dilakukan di hampir 100 lokasi di berbagai kabupaten/kota, melibatkan Dinas Pangan Provinsi sebagai Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD).

Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar sampel negatif, sementara 10% menunjukkan kandungan residu dalam batas yang aman, sehingga dapat dianggap aman untuk dikonsumsi.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut beberapa fakta anggur muscat yang disebut memiliki kandungan residu berbahaya.

Fakta anggur muscat

1. Proses budidaya

Prefektur Yamanashi adalah daerah di Jepang yang terkenal sebagai penghasil anggur shine muscat.

Setiap tandan anggur dibungkus dengan kantong kertas berlapis anti air untuk melindunginya dari hama dan paparan pestisida.

Baca Juga: AdaKami dan Superbank Kolaborasi Perluas Akses Pendanaan Masyarakat

Anggur shine muscat yang ditanam di wilayah ini dibudidayakan dengan perawatan yang sangat terkontrol.

Umumnya, anggur ini dipanen antara pertengahan Agustus hingga September.

Perusahaan pembudidaya anggur shine muscat, Ag Bell, telah bertahun-tahun memasok jenis anggur ini untuk diekspor ke berbagai negara dengan standar khusus yang harus dipenuhi agar anggur tersebut dapat diekspor.

2. Pengembangan anggur muscat sejak 1997

Pengembangan anggur ini dimulai pada tahun 1997 di Institute of Fruit Tree Science di Akitsu, Jepang.

 Pada tahun 1999, anggur ini dipilih untuk diuji coba di 30 lokasi di seluruh Jepang.

Menurut Organisasi Penelitian Pertanian dan Pangan Nasional Jepang (NARO), anggur shine muscat adalah hasil persilangan antara Akitsu-2 dan Hakunan yang dilakukan pada tahun 1988.

Setelah berhasil dibudidayakan, pada tahun 2003, varietas anggur ini mulai dipasarkan kepada petani komersial dan pada tahun 2006.

Anggur muscat didaftarkan sebagai varietas yang dilindungi berdasarkan Undang-Undang Varietas Tanaman dan Benih Jepang.

3. Cara konsumsi

Anggur shine muscat memiliki ukuran yang lebih besar per butirnya. Teksturnya renyah dan terasa berair.

Dengan kandungan gula yang tinggi, anggur ini memiliki rasa manis dan segar.

Untuk menikmatinya, cukup didinginkan sekali lalu bisa langsung dikonsumsi.

4. Standar khusus anggur muscat

Salah satu standar khusus yang diterapkan adalah menjaga kadar gula minimum, yaitu setidaknya 17 derajat brix.

Itulah beberapa fakta anggur muscat yang kini sedang ramai dibicarakan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.