Akurat

Paus Fransiskus Bertolak Menuju Papua Nugini

Wahyu SK | 6 September 2024, 10:21 WIB
Paus Fransiskus Bertolak Menuju Papua Nugini
Paus Fransiskus  tiba di Terminal VVIP Bandara Internasional Soekarno-Hatta bersama rombongan sekitar pukul 10.00 WIB dengan pengawalan ketat aparat TNI/Polri, Jumat (6/9/2024).

Kepala Negara Vatikan itu dalam perjalanan ke Bandara Soetta menaiki kendaraan roda empat jenis Toyota Kijang Innova Zenix yang disiapkan secara khusus oleh pemerintah Indonesia.

Dengan mengenakan pakaian khas putih-putih, Paus Fransiskus sempat menyapa dan melambaikan tangan kepada awak media serta warga sembari tersenyum.
 
Baca Juga: Bolehkah Orang Islam Mendengarkan Pembacaan Kitab Injil?

Paus Fransiskus dalam perjalanan menuju Papua Nugini menggunakan pesawat komersil Garuda Indonesia GA7780 dengan keberangkatan pukul 10.30 WIB untuk menuju Bandara Port Moresby, Papua Nugini.

Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, mengantar Paus Fransiskus, bersama Dewan Pertimbangan Presiden, Gandi Sulistiyanto, dan Duta Besar Indonesia untuk Tahta Suci, Michael Trias Kuncahyono.

Kemudian turut hadir juga perwakilan Vatikan seperti Uskup Agung Jakarta Kardinal Ignatius Suharyo, Ketua Konferensi Wali Gereja Antonius Subianto Bunyamin, Duta Besar Vatikan untuk Indonesia Uskup Piero Pipoppo, Sekretariat Kedutaan Vatikan Pastur Michael Andrew Pawlowicsz, Ketua Panitia Kunjungan Apostolik Paus Fransiskus ke Indonesia Ignatius Jonan.

Untuk memastikan pengamanan Paus Fransiskus, pihak keamanan dan otoritas bandara setempat mengerahkan ratusan personel gabungan.

Wakapolresta Bandara Soetta, AKBP Ronald FC Sipayung, menyampaikan pihaknya sudah melakukan evaluasi dari beberapa kegiatan pengamanan tamu VVIP yang puncaknya berlangsung pada Kamis (5/9/2024).

"Untuk jumlah personel pengamanan kami  kerahkan 675 petugas dari TNI/Polri," katanya.

Ia menyebutkan dalam proses pengamanan kepulangan Paus Fransiskus berserta rombongan, Polri berkoordinasi dengan seluruh stakeholder, termasuk tim Paspampres yang berada di ring satu pengamanan.
 
Baca Juga: Provinsi Jakarta Kirim 6 Atlet Woodball Berlaga di PON XXI, Targetkan Dua Emas
 
Skema yang diterapkan tidak jauh berbeda dengan pengamanan pada saat kedatangan yakni dengan penerapan penyekatan terbuka hingga tertutup.

"Pengaman terbuka dan tertutup, mulai dari jalur masuk bandara, area sekitaran VVIP Room, terminal-terminal, parameter utara dan selatan, dan beberapa lokasi lainnya," jelasnya, diberitakan Antara.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
W
Editor
Wahyu SK