Akurat

Puan Tinjau Kesiapan Sidang Tahunan 2024 di Gedung MPR/DPR

Siti Nur Azzura | 15 Agustus 2024, 20:20 WIB
Puan Tinjau Kesiapan Sidang Tahunan 2024 di Gedung MPR/DPR

AKURAT.CO Ketua DPR RI Puan Maharani, dan jajaran pimpinan DPR lainnya meninjau persiapan Sidang Tahunan 2024 yang akan diselenggarakan besok, Jumat (17/8/2024).

Dia memastikan semua perisapan sudah baik sehingga acara esok hari dapat berjalan lancar dan sukses. Di mana rangkaian Sidang Tahunan MPR/DPR/DPD akan diselenggarakan di Ruang Sidang Paripurna, Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Puan meninjau lokasi Sidang Tahunan di Gedung Nusantara bersama Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel dan Lodewijk Freidrich Paulus, serta Sekjen DPR RI Indra Iskandar. Terlihat pula Ketua MPR RI Bambang Soesatyo dan Wakil Ketua MPR RI Amir Uskara.

Baca Juga: Sidang Tahunan MPR RI Tahun Ini Tetap Digelar di Jakarta

"Semua persiapan sudah cukup baik dan bagus. Kita tinggal pastikan acara besok berjalan lancar dan sukses serta memberikan kesan yang baik bagi para undangan," ujar Puan di lokasi.

Dia terlihat mengecek dengan detail semua persiapan dari mulai dekorasi, deretan kursi, paduan suara, hingga memastikan rangkaian acara sudah dipersiapankan dengan baik. Ia tak segan turun langsung menata letak pulpen dan kertas yang akan digunakan saat acara Sidang Tahunan esok hari.

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu pun, tampak memperhatikan dengan seksama ketika paduan suara tengah melakukan gladibersih. Puan terkesan dengan penampilan paduan suara yang akan membawakan lagu-lagu Nusantara, salah satunya Ampar-ampar Pisang.

Sidang Tahunan 2024 akan terdiri dari tiga agenda, yaitu pertama Sidang Tahunan MPR RI dalam rangka HUT RI yang dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan para tamu undangan.

Kemudian Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di mana tahun ini DPR menjadi tuan rumah. Pada agenda Sidang bersama DPR dan DPD esok, Puan akan menyampaikan pidato kenegaraan.

Baca Juga: Prabowo-Cak Imin Berdampingan Hadiri Sidang Tahunan MPR, Sinyal Cawapres?

Lalu agenda ketiga pada rangkaian Sidang Tahunan adalah Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan terakhir DPR untuk periode 2019-2024. Di agenda ini, Presiden Jokowi akan menyerahkan Pengantar Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025 beserta Nota Keuangannya.

Sidang Tahunan 2024 akan mengangkat tema Nusantara Baru, Indonesia maju. Untuk memperkuat tema, ornamen serta interior hingga tata lampu pada venue acara akan ditampilkan lebih ekspresif dan menonjolkan dekorasi batik.

Saat melakukan pengecekan persiapan, Puan juga meminta gladi bersih dilakukan untuk Rapat Paripurna perdana DPR pada masa persidangan terakhir periode ini. Dia ingin memastikan semua persiapan sudah sesuai dengan protokol yang ditentukan.

"Sidang tahunan kali ini sangat spesial karena ini juga merupakan sidang terakhir di sisa periode DPR, DPD dan MPR periode 2019-2024," terang Puan.

Pada Sidang Tahunan 2024 pun Presiden Jokowi akan menyampaikan pidato pertanggungjawaban terakhirnya. Diperkirakan akan ada 3.000 tamu undangan yang hadir pada Sidang Tahunan 2024.

Selain Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Sidang Bersama DPR-DPD yang masih dalam satu rangkaian dengan Sidang Tahunan MPR 2022 juga turut dihadiri sejumlah mantan presiden dan mantan wakil presiden. Kemudian hadir pula pimpinan lembaga negara, serta jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju.

"Semua sudah dipersiapkan dengan baik. Kami berharap semua aman dan lancar ya. Pengamanan juga sudah siap untuk memastikan keamanan acara dan tamu undangan," jelas Puan.

Untuk pengamanan Sidang Tahunan sendiri juga sama dengan tahun-tahun sebelumnya di mana pengamanan dalam internal DPR akan bekerja sama dengan unsur eksternal, seperti TNI, Polri dan Paspamres.

"Mohon doanya semua dari masyarakat Indonesia agar Sidang Tahunan besok berjalan lancar, khidmat dan aman," pungkas Puan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.