Menko Polhukam Singgung Peningkatan Ancaman di Pilkada 2024

AKURAT.CO Menko Polhukam, Hadi Tjahjanto, mengatakan bahwa pesta demokrasi tahun 2024 memiliki jumlah pemilih terbanyak sepanjang sejarah Indonesia.
Oleh karena itu, ia menilai akan ada peningkatan ancaman dalam ajang Pilkada Serentak 2024.
Hal tersebut disampaikan Hadi dalam Rapat Koordinasi Kesiapan Penyelenggara Pilkada Serentak Tahun 2024 di Medan, Sumatera Utara, Selasa (9/7/2024).
"Baik ancaman berbentuk misinformasi dan polarisasi sosial politik, yang tentunya akan berdampak langsung pada proses demokrasi," katanya.
Baca Juga: Film-film Karya Sineas Indonesia Unjuk Gigi di Ajang BIFAN 2024
Mantan Panglima TNI itu mengingatkan agar semua pihak yang terlibat dapat menyukseskan penyelenggaraan Pilkada 2024.
"Kita harus mampu menempatkan peran kita masing-masing sesuai dengan tugas kementerian/lembaga atau instansi kita, semuanya melalui satu bentuk yaitu sinergitas," ujar Hadi.
Ia menuturkan, sesuai Peraturan KPU Nomor 2/2024 tentang Tahapan dan Jadwal Pilgub, Pilbup dan Pilwalkot Tahun 2024, pemungutan suara pilkada akan dilaksanakan pada 27 November 2024.
"(Dilaksanakan) di 545 daerah yang terdiri dari 37 provinsi, satu provinsi DIY sudah melaksanakan dan 508 kabupaten/kota. Karena empat kabupaten/kota sudah atau tidak melaksanakan karena akan dipilih langsung oleh gubernur," jelas Hadi.
Ia menambahkan bahwa dalam menyukseskan Pilkada 2024 perlu sinergitas dari para stakeholder.
"Perlu langkah strategis, sinergi antara pemerintah dengan penyelenggara pemilu dan peserta pemilu, agar penyelenggaraan pilkada bisa aman dan lancar," demikian Hadi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









